Terjadinya Pembakaran Kitap Suci ,Warga Dimbau Tak Terprovokasi

MUBA, NEWS HANTER.COM- Dampak Pembakaran Aquran dan sajadah dan Mukena terjadi di dalam Mesjid AR RAHMAN Desa Peninggalan Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin,  Sumatera Selatan Senin  (23/03/2015) pukul 02:00 wib.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muba HM Soleh Naim SE MM menggelar pertemuan dengan Camat tungkal Jaya H Sugeng Riyadi SPd MM bersama Kapolsek Bayung Lencir AKP Sinaga beserta tokoh agama juga beberapa tokoh masyarakat Desa Peninggalan Kecamatan Tungkal Jaya, di Kantor Camat Tungkal Jaya, Senin (23/03/2015).

Pertemuan tersebut diadakan sehubungan dengan terjadinya peristiwa kebakaran salah satu tempat ibadah di Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya. Kepala Badan Kesbangpol mengatakan, begitu dapat perintah langsung dari Bupati Muba H Pahri Azhari, dia segera meninjau langsung kondisi yang terjadi Desa Peninggalan.

Kepala Badan Kesbangpol meminta Camat Tungkal Jaya supaya menggelar pertemuan antar agama untuk mengantisipasi potensi konflik sekaligus untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Karena di Kecamatan Tungkal Jaya ada banyak etnis atau agama, tolong adakan pertemuan untuk menjaga kerukunan dan kedamaian kita bersama”, ungkap Soleh.

Menurut laporan Camat Tungkal Jaya H Sugeng Riyadi SPd MM, tempat ibadah tersebut terbakar pada hari Minggu (22/03.2015) sekitar pukul 03.00 WIB. Tak hanya merusak fisik bangunan, api juga merusak perlengkapan dan sarana rumah ibadah tersebut.

“Kronologi Kejadiannya barang-barang tersebut ditumpukkan lalu di bakar pelaku. Motif pembakaran belum diketahui. Saksi yang pertama melihat adalah Rian yang saat kejadian sedang berada kurang lebih 250 meter dari TKP. Dirinya melihat kepulan asap, dan kemudian bersama warga lain memadamkan api,” papar H Sugeng.

Camat juga mengatakan bahwa telah menenangkan masyarakat, mengkonfirmasi kepada seluruh lapisan masyarakat Tungkal Jaya untuk menenangkan diri, serta menghimbau kepada masyarakat, agar jangan mudah terpancing emosi, jangan mudah terpecah belah dan menjaga situasi agar tetap kondusif.

Menurut Kapolsek Bayung lencir AKP Sinaga pelaku dan motif pembakaran belum diketahui, sekarang kejadian tersebut sedang diselidiki oleh tim gabungan dari Polda Sumsel, Polres Muba dan Polsek Bayung Lencir. Tim Penyelidik meliputi, tim Forensik dari Polda Sumsel, Kompol Khadavi, Kompol Admirad dan AKP Rivan, tim dari Polres Muba AKP Mahajaved, Soroso, Rodin dan Chandra.

“Warga diminta tenang dan bertindak kooperatif, dikarenakan Tim gabungan dari Polda Sumsel, Polres Muba dan Polsek Bayung Lencir, tengah melakukan penyelidikan guna menemukan pelaku dan motifnya pembakaran”, pungkas Sinaga.(Heri Chaniago

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *