Palembang.Newshater,com.-Belum adanya kebijakan dalam pengelolaan pasar 16 antara PD. Pasar dan PT GPT masih menemui jalan buntu.Pasalnya antara kedua pihak tersebut sama-sama megklaim mengelola pasar terbesar di Sumsel itu.
Walikota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memanggil mereka dan mengundang pihak Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk meminta masukan tentang kajian hukum yang harus diterapkan.
“Hasilnya ialah baik itu PD Pasar dan PT GTP silahkan berkoordinasi dengan baik dalam pengelolaan Pasar 16 Ilir,” kata Harno usai membahas paparan kajian hukum pengelolaan pasar di rumah dinasnya, Senin (18/04/2016).
Langkah lain yang dilakukan, lanjut Harno, akan ada pertemuan lanjutan kembali untuk dibahas agar sama-sama sepakat dalam mengelola Pasar 16 Ilir.
“Kalau sudah ada hasilnya nanti maka akan dipaparkan lagi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang,” katanya.
Ditambahkan Asisten II Setda Palembang, Hardayani mengatakan, ada beberapa hal yang belum dilaksanakan. Jadi, setelah ini harus ada musyawarah dan mufakat.”Kalau sudah ada kan baru bisa menjalankan sistem BOT dengan sesuai,” katanya singkat.(tommy)