KAYUAGUNG,- Leni (22), warga Desa Gunung Batu, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Jumat (27/02/2015) pagi meregang nyawa di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Korban tewas dengan kondisi kepala remuk usai dilindas truk Fuso Nomor polisi (Nopol) BG 8122 KC, namun belum diketahui siapa yang mengemudikan truk tersebut lantaran sang sopirmelarikan diri.
Menurut Informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa naas tersebut terjadi menyebutkan, saat itu korban dibonceng suaminya Umar RA Guntur (57), menggunakan sepeda motor Yamaha Vega R Nopol BH 2695 QG, terbalik akibat menghindari jalan rusak di Jalan Lintas Timur (Jalintim) OKI. Sebab rusaknya Jalintim OKI inilah, korban yang berstatus istri muda tersebut dibonceng suaminya dari arah Lampung menuju Kayuagung itu terbalik. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor yang ditunggangi korban tergelincir lantaran kondisi jalan yang rusak parah.
Seketika korban terpelanting ke bagian kanan jalan sementarasuaminya terpental ke arah kiri jalan, dan selamat.
Secara bersamaan, dari arah yang sama melintas truk Fuso tanpa muatan sehingga korban yang belum sempat bangkit tersebut langsung dilindasban Fuso bagian depan sebelah kiri.
Kepala korban hancur, sementara mobil Fuso langsung berhenti dan sopirnya kabur ke arah semak-semakuntuk menghindari amuk massa.Kecelakaan lalulintas itupun sempat membuat kemacetan kendaraan yang cukup panjang. Namun setelah petugas dari Poslaka Kayuagung mendatangilokasi, kemacetanpun akhirnya bisa diurai. Selanjutnya polisi membawa korban ke RSUD Kayuagung untuk dilakukan visum, sementara suami korban langsung digiring ke Poslaka Kayuagung untuk dimintai keterangan.
Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat SIk didampingi Kasat Lantas AKP Harris Batara Simbolon SH SIk membenarkan adanya peristiwa lakalantas tersebut. “Kita sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumah saksimata. Untuk sopir Fuso sendiri kita belum mengetahui keberadaannyakarena kabur, karena usai kejadian warga ramai mendatangi TKP,” terangKapolres.Dikatakannya, pemicu kecelakaan tersebut diduga akibat kondisi jalanyang rusak, sehingga pihaknya belum bisa menyatakan siapa yangbersalah dan siapa harus bertanggung jawab atas peristiwa kecelakaanitu.
“Kami berharap kepada sopir fuso untuk segera menyerahkan diri kepolisi untuk dimintai keterangan, jangan sampai kita yang menangkap.
Tapi bukan berarti yang bersangkutan sebagai tersangka karena kasusini masih harus didalami,” tandasnya. (lim)





