Jakarta.Newshanter. Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) Sabtu (20/06/2015) akhirnya mengungkapkan identitas pejabat Kabuten Musi Banyuasin dan Anggota DPRD Muba yang ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat, 19 Juni 2015.
Menurut Plt Wakil Ketua KPK Johan Bud kepada wartawan di gedung KPK Jakarta, Sabtu (20/06/205) siang bahwa keempat orang yang diterbangkan ke Jakarta dari Musi Banyuasin, Sabtu 20 Juni 2015, yakni Bambang Karyanto dan Adam Munandar yang merupakan anggota DPRD setempat dan Syamsudin Fei dan Fasyar sebagai Pegawai Negeri Sipil.
“mereka ditangkap terkait RAPBD 2015, Kabupaten Muba, kemarin sekitar pukul 20.40 WIB, mreka ditangkap di rumah kediaman saudara BK,” ujar Johan Budi.
Dikjelaskan Budi Barang bukti yang ditemukan adalah sejumlah uang yang dibungkus di dalam sebuah tas berwarna merah yang berisi uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu.”Olah TKP ditemukan sebuh tas merah marun, yang berisi uang berjumlah Rp2.560.000.000,” ujar Johan.
Dugaan sementara, kata budi pemberian uang dari kepala dinas kepada anggota DPRD, terkait dengan pembahasan perubahaan RAPBD 2015.Salah salah satu yang ditangkap adalah anggota DPRD berinisial BK dalam hal ini berperan sebagai kurir untuk mengantarkan uang suap.
Menurut Johan Budi, setoran uang Rp 2,5 miliar itu bukan yang pertama. Sebelumnya juga sudah disetorkan uang yang jumlahnya juga miliaran rupiah.“Ini kita duga pemberian yang kedua. Sebelmunya kita dapat info Januari ada pemberian juga. Nilainya juga miliar,” terang Johan.
Johan Budi menjelaskan, KPK kini sudah menetapkan empat tersangka dan melakukan penahanan. KPK juga masih membuka kemungkinan mengejar tersangka lain, terkait asal uang dan untuk siapa saja uang itu.“Ini sedang kita kembangkan dari kepala dinas dan dari DPRD,” pungkasnya.
Berdasarkan penelusuran, BK adalah anggota DPRD alat kelengkapan dewan Kabupaten Muba, Sumsel pada periode 2014-2017. BK diketahui menduduki kursi ketua komisi III DPRD Muba. Namun Johan Budi tidak menyebutkan dari fraksi mana BK berasal.
“Yang jelas BK anggota DPRD dari salah satu fraksi yang ada di situ,” tuturnya. KPKa
Para korban OTT KPK ini beserta barang buktinya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.”Kami dibantu oleh pihak Polda sumsel, di Mako Brimob, hari ini akan diberangkatkan,” katanya.(VV/DTC/NHO)





