Muba,News Hanter,Com – Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Drs H Sohan Majid MM membuka pelaksanaan tes tertulis program beasiswa Santri Jadi Dokter (SJD) Tahun 2015, yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Sekayu, Jum’at (8/5). Tes tahap pertama program kerja sama Pemkab Muba dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini diikuti 98 orang peserta.
Disampaikan Sekda Muba, Drs H Sohan Majid MM bahwa tercatat ada 41 orang lulusan dari program SJD sejak enam tahun yang lalu. Santri Jadi Dokter merupakan salah satu program Pemkab Muba dalam mensejahterakan masyarakat. Lulusan terbaik program beasiswa SJD ini nantinya akan kembali ke Muba untuk mengabdi ke masyarakat Muba.
“Pemerintah akan terus berusaha meningkatkan kesejahteraan rakyat, masyarakat mesti mendukung upaya pemerintah tersebut. Kepada peserta yang nantinya lulus, diharapkan belajar dengan sungguh-sungguh, serta menjaga nama baik, keluarga dan pemerintah, serta dapat segera mengabdikan diri di Kabupaten Muba begitu selesai pendidikan”, harapnya.
Berdasarkan laporan Kepala Disdikbud Kabupaten Muba, Drs HM Yusuf Amilin, keseluruhan pendaftar berjumlah 113 orang dan 15 orang yang gugur saat seleksi administarsi, sehingga hanya 98 peserta yang mengikuti seleksi tahap tertulis. Dengan rincian 64 orang peserta Program Studi Kedokteran, 7 orang peserta Keperawatan, 16 orang peserta Kesehatan Masyarakat dan 11 orang peserta Keperawatan.
“Setelah mengikuti tes tertulis peserta yang lulus akan mengikuti tes tahap selanjutnya yaitu tes wawancara. Dari 98 peserta akan diambil 10 orang yang lulus untuk menerima pendidikan program beasiswa SJD di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Terdiri dari 7 orang peluang Program Studi Kedokteran, 1 orang Farmasi, 1 orang Keperawatan dan 1 orang SKM”, jelasnya.
Dekan Fakultas Ilmu Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr H Arif Sumantri SKM MKes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Fakultas Ilmu Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah terakreditasi B, dan sekarang sedang berproses untuk menuju akreditasi A. Banyak jalur untuk bisa masuk ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, salah satunya program santri berprestasi yaitu kerjasama dengan pemkab dan pemda setempat lainnya.
“Kami mendukung kesepakatan dengan Pemkab Muba, bahwa nantinya lulusan akan kembali ke Muba untuk mengabdi, namun nanti akan koordinasikan lagi sesuai dengan kebutuhan SDM nantinya”, jelasnya.(heri chaniago)
Keterangan FOTO. Perwakilan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr H Arif Sumantri SKM M Kes saat menyampaikan sambutannya dalam acara tes tertulis program santri jadi dokter kerja sama antara pemkab Muba dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di aula MAN Model Sekayu, Jum’at (8/5)
