Home / breaking / Wujudkan Kemandirian Keuangan Daerah, Pemkab Limapuluh Kota Lakukan Berbagai Trobosan

Wujudkan Kemandirian Keuangan Daerah, Pemkab Limapuluh Kota Lakukan Berbagai Trobosan

Limapuluh Kota,Newshanter.com Demi mewujudkan kemandirian keuangan daerah dengan upaya peningkatan ratio Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pendapatan daerah. Pemerintah kabupaten Limapuluh Kota melalui Badan Keuangan setempat terus melakukan berbagai troboson dan inovasi, salah satunya dengan menggelar Pekan Panutan Pemungutan Pajak.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi menjelaskan untuk peningkatan PAD terhadap ratio pendapatan itu, pihaknya melakukan dengan pola intensifikasi dan extensifikasi terhadap pajak daerah dan retribusi daerah.

Pada tahun 2019 ini intensifikasi itu telah dimulai dengan pekan panutan yang telah dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus sampai dengan 4 September dan akan dilanjutkan dengan bulan pemungutan dari tanggal 13 September sampai dengan 13 Oktober 2019 mendatang.

Bahkan, untuk pelaksanaan Eksitensi PAD sudah dilakukan pendataan objek PBB di 4 nagari pada IKK Sarilamak.”Kedua strategi ini baik intensifikasi maupun ektensifikasi di perintahkan untuk tidak memberatkan masyarakat, namun harus mewujudkan pemberlakukan pajak yang berkeadilan,”ujarnya saat membuka acara Puncak Pekan Panutan Pajak Daerah tahun 2019, sekaligus Launching PBB P2 Online, SP2D Online dan penerapan SISPEK (Sistim Informasi Pengendalian Keuangan Eksekutif), di Halaman Badan Keuangan setempat, Jumat (13/09/2019) lalu.

Tampak hadir, Sekretaris Daerah Pemkab Limapuluh Kota, Widia Putra, Kepala Badan Keuangan, Irwandi, Ketua TP-PKK Monalisa, forkompinda, kepala-kepala OPD, camat, walinagari, dan pelaku usaha wajib pajak lainnya.

“Kemandirian keuangan daerah itu harus diwujudkan melalui peningkatan kemampuan keuangan daerah demi terlaksananya pembangunan di daerah,”tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan ,Irwandi,S.Sos.MM mengatakan hal ini juga bertujuan dalam menyamakan persepsi antara pihak terkait penyelenggaraan PBB P2 dan pajak daerah lainnya, serta semakin cepatnya proses transaksi keuangan daerah, dan meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan daerah yang efektif, transparan dan cepat.

“Dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah terutama pajak daerah ini, diperlukan kesamaan persepsi dan terjalinnya hubungan baik antara pihak-pihak terkait penyelenggaraan pajak daerah,”ujar Irwandi.

Tidak hanya itu, menurutnya kegiatan ini juga menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang murah, cepat dan transparan dengan menerapkan e-goverment. “Untuk itu hari ini kita luncurkan PBB P2 Online, SP2D Online dan SIPEK bekerja sama dengan Bank Nagari Cabang Payakumbuh,” ungkapnya.(Mus)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Korban Hanyut di Hulu Sungai Kampar Desa Gunung Malelo, Ditemukan Setelah 4 Hari Pencarian

KOTO KAMPAR HULU,newshanter.com – Seorang warga Desa Gunung Malelo Kecamatan Koto Kampar ...