Warga Minang Datangi Polres Batam Terkait Tewasnya Syahrial Koto di Bunuh Geng Motor

syahrial-koto kanan pakai peci / foto net

BATAM –Newshanter.com,- Sejumlah tokoh masyarakat minang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Batam, Senin (30-5-2016),lalu beramai-ramai mendatangi Polresta Barelang untuk melakukan koordinasi dalam upaya mengungkap pelaku pembunuhan ketua RT Tiban Kampung, Syahrial Koto alias Bayan, kelahiran Lubuk Basung, 4 April 1962 itu tewas, saat ia berniat melerasi ketegangan sejumlah pemuda di tempat kejadian perkara pada malam itu.

Dalam kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Umum IKSB Batam, H. Erwin Ismail beserta jajaran dan juga sejumlah tokoh minang IKSB lainnya, berharap serta sepakat mempercayakan kasus tersebut kepada Polresta Barelang, dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“IKSB sepakat kasus ini untuk pengungkapanya dipercayakan ke Polresta Barelang, hingga dilakukan prosesnya sesuai hukum yg berlaku,” ujar Sekjen IKSB Batam, Yusril kepada wartakepri.co.id, Senin (30/5/2016).

Dijelaskannya, pada saat pertemuan itu, Kapolresta Barelang, Helmy Santika mengungkapkan bahwa jajarannya sampai saat ini lagi bekerja keras untuk mengungkap kasus yang dialami Almarhum Syahrial Koto (warga Batam asal Sumatera Barat).

Kehadiran IKSB yang juga didampingi oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, berharap supaya kasus pembunuhan ini dapat cepat terungkap, ujarnya lagi.

Untuk itu, kata Yusril, diharapkan kepada warga yang khususnya urang awak di Batam, agar tetap tenang dan jangan sampai terpancing oleh pihak-pihak tertentu. Jangan sampai mengambil langkah sendiri-sendiri, yang nantinya akan berdampak kepada pelanggaran hukum.

” Seluruh warga IKSB diminta untuk bersama-sama menjaga keamanan di Kota Batam, dan untuk prosesnya kita serahkan semua kepada pihak yang berwajib,” tuturnya.

Tokoh Masyarakat Minang BAtam, bersalaman dengan Kapolresta Barelamg/ Foto Warta Kepri
Tokoh Masyarakat Minang BAtam, bersalaman dengan Kapolresta Barelamg/ Foto Warta Kepri

Enam Orang Tersangka

SEmentra itu Peristiwa tewas Syarial Koto Alias Baya, seperti dilansir Batamnews. Kejadian Minggu (29/05/2016) itu berawal insiden di jalan raya.Gerombolan bermotor itu awalnya dipepet dua orang pengendara. Kedua pengendara yang belum dikenali itu memepet salah satu kawanan yang membonceng cewek.

Setelah itu menggoda wanita di gerombolan itu, kedua pengendara sepeda motor itu kabur ke arah Tiban Kampung. Para gerombolan tersebut kemudian mengejar hingga ke Tiban Kampung, Kelurahan Tiban Lama, Kecamatan Sekupang, Batam.

“Mereka saat itu hendak ke Sagulung memenuhi undangan. Saat di jalan, mereka dipepet oleh pengendara lain, dan secara reflek dan spontan mereka mengejar,” kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika, Rabu (1/6/2016).

Pada saat itu para pelaku tengah konvoi. Terjadilah aksi kejar-kejaran antara pelaku dan dua orang pengendara sepeda motor itu.Sampai di simpang empat Madrasah Tiban Kampung, sekelompok pemuda berjumlah belasan orang itu terhenti.Mereka lantas mendekati kedai bandrek dan uring-uringan. Serta berteriak-teriak.

“Sebelum terjadinya penusukan, mereka sempat terlibat cekcok mulut dengan orang yang berada di bandrek,” ujar Helmy.Pelaku juga sempat menuding orang yang tengah duduk di bandrek. ”Kamu tadi ya, kamu tadi ya!”.

Terjadilah perkelahian dengan orang yang sedang duduk di bandek.Setelah itu, Syahrial atau Bayan datang dengan tujuan melerai perkelahian.Namun Bayan justru menjadi sasaran senjata tajam pelaku hingga mengenai lehernya. “Korban berniat ingin melerai, tapi dia menjadi sasaran pelaku,” ucap Helmy.

Salah satu diantara pelaku sempat mengatakan kalau mereka salah sasaran. Para pelaku pun akhirnya kabur ke Kawasan Edukits, yang menjadi base camp para gerombolan itu.Polisi saat ini menetapkan enam orang tersangka dari 14 orang yang ditangkap. Dua diantaranya ditembak di bagian kaki.

Menurut Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika, dari 14 orang yang diamankan termasuk wanita, enam orang dinyatakan menjadi tersangka yang terlibat atas tewasnya Syarhrial Koto yang Ketua RT 01 RW 03 Tiban Kampung. “Enam orang tersangka tersebut ialah, An, Ad, lalu Af, Ll kemudian Ok dan Sn.” ujar Kombes Helmy

Namun, dari para pelaku yang diamankan belum ada yang mengaku sebagai pembunuh Bayan. Namun, polisi sudah mengantongi beberapa alat bukti. “Kita tidak mengejar pengakuan, dari alat bukti dan keterangan saksi kita sudah bisa melihat,” terang Helmy.(WK/NHO)

erduga-pelaku-pembunuhan-Ketua-RT-Tiban-Lama-Sekupang-Batam-saat-diperiksa-polisi/ foto Net
erduga-pelaku-pembunuhan-Ketua-RT-Tiban-Lama-Sekupang-Batam-saat-diperiksa-polisi/ foto Net

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *