PEMALANG, newshanter.com – Bronjong atau Gabions adalah kotak yang terbuat dari anyaman kawat baja berlapis seng yang pada penggunaannya diisi batu-batu untuk mencegah erosi yang dipasang pada tebing-tebing atau tepi-tepi sungai.
Kegunaan Bronjong kawat merupakan penahan longsoran tanah dan banyak digunakan pada tebing-tebing untuk menahan tanah agar tidak longsor, juga tebing sungai pada pelaksanaan pekerjaan normalisasi sungai atau untuk mengatasi gerusan air sungai yang deras.
Dalam TMMD reguler 104 kodim 0711 Pemalang ini akan dibuat bronjong kawat dua titik pada lokasi yang disinyalir rawan longsor. Bronjong kawat sepanjang 28 meter dengan tinggi 5 meter serta bronjong ke dua dengan panjang 20 meter dengan tinggi 6 meter.
Pengerjaan yang dilakukan oleh Satgas TMMD reguler 104 Kodim 0711 Pemalang iki juga dibantu oleh masyarakat luar daerah, salah satunya Usup (42 tahun), orang Asli Ujung Negoro, Pekalongan yang menetap di desa Jatiroyom ini ikut dalam proyek pembuatan Bronjong.
Dalam keterangannya Usup kepada anggota jurnalis Kodim mengatakan “Saya sudah terbiasa kerja di proyek dan mengerjakan bronjong dengan berbagai posisi. Jadi dalam kegiatan TMMD ini tidak akan canggung lagi dalam pembuatan bronjong batu ini.” jelasnya. Kamis (14/3/2019)
Dia selalu bekerjasama dan saling membantu dengan anggota Satgas TMMD yang ditugasi mengerjakan bronjong. (rel)
