BANYUASIN.Newshater.com Gerak cepat para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang langsung melakukan penyegelan Kantor Setda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan sejumlah dinas yang diduga terkait kasus suap LKPJ Kabupaten Muba senilai Rp 2,56 miliar ‎ternyata tidak berjalan dengan mulus.
Sebuah mobil Kijang Innova BG 1501 IU berwarna hitam yang diduga merupakan satu dari lima mobil rombongan KPK mengalami kecelakaan dan masuk ke sungai di akses Jalintim KM 32 Desa Pulau Harapan Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Sabtu ( 20/6/2015) sekitar pukul 13.06.
Dalam kecelakaan yang sempat luput dari perhatian media tersebut, enam orang penumpang yang merupakan anggota kepolisian mengalami luka lecet.Sementara mobil yang dipergunakan terbalik di dalam sungai di tepi jalintim dan beberapa anggota langsung melanjutkan perjalanan dengan menggunakan mobil rombongan.
Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan bermula lima mobil rombongan KPK melaju dari arah Betung – Palembang, mobil Kijang Inova 1501 UI yang berisi enam orang pengawal berada di posisi terdepan melaju dengan kencang.
Setibanya dilokasi kejadian tersebut, dalam kecepatan tinggi dan menghindarkan kecelakaan dengan sepeda motor Honda Beat warna merah Nopol BG 2035 ZW, yang secara tiba tiba masuk ke akses jalan. Sopir Innova langsung membanting setir ke kanan sehingga mobil langsung terjun ke dalam sungai dan terbalik.
“Pandangan saya terhalang mobil yang terparkir di pinggir jalan, motor itu langsung keluar sehingga saya langsung banting stir ke kanan,” ungkap sopir tersebut, Edo (35) saat ditanya warga.
“Sementara saat hendak berhenti, rem mobil blong dan kami sempat menabak teras jembatan dan terbalik usai masuk sungai,” ujarnya.Ia menyampaikan beruntung tidak ada kendaraan dari jalur yang berlawanan saat kejadian tersebut.
Sementara Motor Honda Beat warna merah yang sempat tersenggol mobil hanya mengalami kerusakan kecil, demikian pula pengendaranya yang hanya mengalami luka lecet.Enam orang penumpang yang merupakan anggota kepolisian selamat dan langsung melanjutkan perjalanan menggunakan mobil rombongan lainnya menuju ke Palembang.
Kecelakaan tersebut sempat menjadi tontonan warga dan menimbulkan kemacetan panjang di akses jalan lintas timur.”Kami dari Muba hendak ke Palembang, bersama rombongan KPK, ” tegasnya sopir tersebut.
Sementara itu, Kapolres Banyuasin, AKBP Julihan Muntaha membenarkan kecelakaan tersebut, namun dirinya membantah mobil tersebut merupakan mobil pengawalan KPK melainkan hanya polisi biasa. “Memang ada kecelakaan itu, korbannya cuma luka lecet, mereka bukan pengawal KPK, karena KPK tidak ada pengawal, mereka Polisi dari Polda Sumsel,” tegasnya singkat dikonfirmasi Tribun.(TS)





