Home / Kota Palembang / UPTD TWKS Gelar Workshop Dan Lomba Cerita Sriwijaya, Ini Disampaikan Perwakilan Dari Disbudpar Sumsel

UPTD TWKS Gelar Workshop Dan Lomba Cerita Sriwijaya, Ini Disampaikan Perwakilan Dari Disbudpar Sumsel

Palembang,newshanter.com – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Sumsel Cahyo Sulistyaningsih membuka secara resmi kegiatan workshop dan lomba cerita sriwijaya.

Kegiatan ini mengambil tema “arti penting Sriwijaya bagi dunia”. Kegiatan ini dipusatkan di gedung teater Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS), Rabu (27/10/2021).

Dikatakan Kabid Kebudayaan Disbudpar Sumsel Cahyo Sulistyaningsih, dimana untuk pesertanya sendiri yakni pelajar dan masyarakat umum. Kita tahu bahwa Sriwijaya ini merupakan sebuah Kerajaan yang besar, walaupun pernah disebut fiktif oleh budayawan yang ada diseberang disana.

“Tapi kita yakin dan percaya bahwa Kerajaan Sriwijaya itu ada di provinsi Sumsel. Karena kita ketahui banyak sekali peninggalan yang sudah kita temukan yang sebagian dipamerkan di Meseum TWKS,” ujarnya.

Kemudian, Jadi para peserta workshop ini sebelum mengikuti acara melihat dahulu seperti apa didalamnya, maka kita disana akan mendapatkan informasi yang luas tentang Kerajaan Sriwijaya. Dimana saya tadi bertanya kepada panitia bahwa apa yang menjadi temanya untuk kegiatan ini, maka diambillah prasasti.

“Karena kita ketahui memang Sriwijaya banyak meninggalkan prasasti, diantaranya ada 3 prasasti besar untuk dijadikan workshop dan lomba bercerita Sriwijaya,” ungkapnya.

Masih menurutnya, silahkan untuk bagaimana para peserta itu bisa bersaing untuk bercerita mungkin dengan gayanya, intonasinya, serta pemahaman yang luas tentang Sriwijaya. Tentunya kami sangat mengapreasi kegiatan, dimana ini bisa dijadikan promosi Meseum, namun bisa menjadi penguatan identitas, dan jati diri kita.

“Dengan adanya kegiatan ini bisa memahami, dan mendalaminya. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan ini, semoga kedepan bisa lebih besar lagi,” katanya.

Menurut Kasi Bukit Siguntang Khairul Sahri, didampingi Diah Kasi Museum Sriwijaya dan TPKS, kemarin kami memang buat anggaran ini karena judulnya, memang mencari judulnya apa tentang Sriwijaya, ada yang bilang dongeng, terus ada yang bilang tidak bisa dikatakan dongeng tetapi nyata, oleh sebab itu kami memberi judul yakni Workshop dan Cerita Tentang Sriwijaya. Adanya ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) provinsi Sumsel yang dianggarkan.

“Dan ini berbeda dengan Museum Putra Baladewa, kalau dikota kecil-kecilan, beda dengan Museum Putra Baladewa yang besar,” bebernya.

Lanjutnya, bahwa peserta kami ada 35 orang yang sudah didata, memang ada 3 yang dari kabupaten/kota. Alhamdulillah kita batasi, kemarin waktu kegiatan tentang karya tulis ilmiah ada dari luar kota, ada dari luar dari provinsi.

“Saat ini kita undang semua dari 35 orang. Mungkin nanti dari para narasumber atau peserta yang belum tahu, termasuk dipersilahkan untuk mengeksplorasi di Museum kita sendiri, karena cerita tiga prasasti itu ada di Museum kita pahami di ceritakan oleh para narasumber,” jelasnya.(ton)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Antisipasi Lakalantas, Polsek Pangkalan Kuras Lakukan Pangamanan Lalulintas

PELALAWAN, NEWSHANTER.COM – Unit Lantas Polsek Pangkalan Kuras jajaran Polres Pelalawan kembali ...