TNI Gagalkan Penyelundupan 10 Ton diduga Pupuk Bersubsidi

ilustrasi

Bukittinggi, Newshanter.com,- Jajaran TNI dari Kodim 0304/Agam gagalkan upaya penyelundupan sebanyak 20 ton pupuk yang diduga pupuk bersubsidi di Nagari Lasi Kabupatem Agam, Sabtu (21/10/2017).

Komamdan Kodim.0304/ Agam, Letkol kav Salim Kurnia Dewantara, SH. SE melalui kepala Staf Kodim 0304/Agam Mayor inf Indra Jayadi mengatakan, Pengintaian dilakukan berkat informasi dari masyarakat kalau di daerah lasi kabupaten Agam tersebut sering yerjadi bongkar muat pupuk bersubsidi yang akan di bawa keluar daerah, melaluo informasi tersebut aparat TNI melakukan pengintaian sejak subuh dini hari, dan akhirnya pengintaian yang dilakukan sejak pagi subuh baru membuahkan hasil pada sore harinya sekitar pukul 16.15 WIB. Dan barang bukti berupa Pupuk urea dan NPK dan 1unit mobil berhasil diamankan.sementara pemilik gudang beserta sopir dan kernet mobil berhasil melarikan diri

“kita hanya berhasil mengamankan empat orang kuli bongkar muat dan satu unit mobil truk pengangkut pupuk tersebut beserta pupuk urea sebanyak 10 ton, pupuk urea beserta NPK saja, sementara Sopirnya berhasil melarikan dalam penggerebekan tersebut, sebenarnya pupuk ini sebanyak 20 ton, tapi yang 10 ton lagi sudah terlebih dahulu dibawa dengan mobil lain dan anggota kita sedang melakukan pengejaran ,” ujar Mayor Inf Indra Jayadi.

Indra Jayadi menambahkan, sesuai peruntukkan yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian, pupuk bersubsidi ini merupakan jatah distributor resmi untuk Kawasan Kecamatan Matur, Kecamatan Malalak dan Kecamatan IV Koto, tetapi perolehan tersebut dialihkan ke daerah Lasi yang dijual secara ilegal ke gudang milik Iskandar yang berada di Wilayah Lasi Kecamatan Candung.

“Sesuai dengan wewenang dan kerjasama antara TNI dan Kementerian Pertanian serta Kementerian Perindustrian Perdagangan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, kami bertanggungjawab mengawasi distribusi pupuk bersubsidi. Nanti setelah kami proses akan kami limpahkan proses hukumnya kepada pihak kepolisian,” imbuh Indra Jayadi Kasdim(Ayu)

 

Pos terkait