PEMALANG, newshanter.com – Walaupun gila atau gangguan kejiwaan, namun perlakukan mereka sebagai manusia karena mereka manusia yang memiliki hak hidup dan mendapat perhatian. Hal ini diungkapkan Serda Herwanto, anggota Satgas TMMD Reguler 104 Pemalang asal Kodim 0711 Pemalang.
Terlihat dirinya merangkul salah satu orang gila yang sering mangkal di dekat Bendung Kaliwadas Dusun Kaliwadas Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh (desa sasaran TMMD) dengan sebatang rokok. Minggu (17/3/2019).
“Bagi orang gila perokok, sebatang rokok sangat efektif dalam menenangkan mereka, karena kita dianggap kawan dan bukan ancaman. Jadi jika ingin memindahkan orang gila perokok dari tempat kita supaya tidak terjadi ketakutan, dengan cara halus ya kasih rokok,” bebernya.
Lanjut dijelaskannya singkat, mungkin masalah gangguan jiwa terlihat sederhana dan banyak yang lebih memilih cuek dan menghindar. Padahal jika tidak tertangani dengan baik maka dapat membahayakan orang didekatnya. Keluarga, yang kurang mampu ekonomi atau malu mengakui lebih memilih memasung atau menahannya di rumah daripada berobat yang cukup menguras kantong, atau bahkan melepasnya di suatu tempat.
“Menangani pasien jiwa tidaklah mudah, nyawapun taruhannya kalau kita kasar. Pengabdian kepada sesama dan mengharap pahala adalah tujuan saya. Bagaimana jika ini adalah saudara anda ?,” imbuhnya.
Jika tergolong gila ringan, perhatian sambil diobati adalah harapan sembuh. Ajak mereka yang mulai membaik dan mampu berkomunikasi dengan diberikan kesibukan pekerjaan ringan agar tidak melamun dan stress.
“Jadi seluruh pihak harus ikut turun tangan memberikan perhatian, karena masalah sosial klasik ini memang bukan untuk dihindari tapi dicarikan solusi. Sebab, jika tidak ditangani akan muncul satu masalah baru lagi sebagai contoh kasus bunuh diri, meninggal sakit kronis atau masalah lainnya,” pungkas Herwanto. (rel).
