Palembang, Newshanter.com – Hasil musyawarah belum adanya kesepakatan antara para pemilik taksi. Karena, pihak koperasi tetap meminta uang tambahan kepada para pemilik taksi dalam musyawarah yang dipimpin ketua koperasi Tobing, yang dihadiri staf dan kuasa hukum koperasi, TNI AU, kuasa hukum pemilik taksi serta para pemilik taksi, diantaranya Abubakar, Andi Saputra, Saiful, Alpan, Supardi, Rabu (20/02/2019).
Musyawarah berlangsung dikantor Kopkar Pura II “Balido” Bandara Internasional Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang. Menindaklanjuti undangan sebelumnya Nomor : 016/BLD/II/2019 kepada para pemilik taksi “Balido” pada (18/02/2019).
Sehubungan dengan peremajaan taksi di Bandara Int’L SMB II Kopkar Pura II “Balido” mengundang untuk hadir musyawarah di kantor Kopkar Pura II ” “Balido” pada Rabu (20/02/2019) Pukul 09.30 WIB atas nama Ketua Kopkar Pura II “Balido” Tobing Ariyanto.
Usai musyawarah, para pemilik taksi “Balido” melalui kuasa hukumnya, Advokat Defi Iskandar SH mengaku, kecewa dan keberatan dengan hasil musyawarah tadi. Karena tidak adanya kesepakatan, katanya.
Sebab, pihak koperasi tetap meminta uang tambahan kepada para pemilik taksi. Sedangkan, rincian secara sah dikeluarkan Bank BRI dengan Down Payment (DP) sebesar Rp. 83.500.000,- dengan angsuran Rp. 3.818.716,- perbulan, jelasnya.
Defi menegaskan, apabila peremajaan 15 unit mobil yang dikeluarkan pihak koperasi dan mobil milik klien kami tidak dikeluarkan pihak koperasi. Maka langkah Defi akan melaporkan Ketua Koperasi “Balido” dan stafnya diduga Desi dalam dugaan penipuan yang diduga telah meminta uang tambahan kepada klien kami sebesar 10 juta dengan alasan untuk mengurus trayek, bebernya.
Menurut Defi, pihak koperasi diduga telah melanggar Undang – Undang (UU) Koperasi, karena tujuan koperasi untuk mensejahterakan anggotanya, bukan malah diduga menipu anggotanya, tegasnya.
Pihak koperasi segera mengeluarkan mobil hak milik klien kami sesuai kesepakatan awal dengan rincian yang telah dikeluarkan Bank BRI yang sah secara hukum”, harap Defi.
Setelah berita ini dipublikasikan, pihak terkait belum dapat dikonfirmasi.(yn)
