TEMPAT PENAMPUNGAN PEDAGANG PASAR ATAS MULAI DIBANGUN.

ø;

Bukittinggi, Newshanter.com.com-Kesepakatan tempat penampungan menemui titik terang, dan hari ini mulai dibangun yang dimulai dari pelataran Jam Gadang, kesepakatan ini dari hasil bernegosiasi antara tim negosiator Persatuan Pedagang Pusat Pertokoan Bertingkat (P4B) Pasar Atas dengan Pemerintah Kota Bukittinggi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang balai Kota Bukittinggi, Kamis(9/11/17).

Dari hasil pertemuan tersebut, akhirnya di putuskan penampungan pedagang pasara atas ditempatkan di 4 titik, meliputi pelataran parkir roda 4 sebelah Gloria, Pasar Putiah, Pasar Wisata, dan Belakang Pasar, dan semua forkopinda menyetujui tidak di Jalan Ahmad Yani, tidak di Jalan Minangkabau dan tidak di Jalan Perintis Kemerdekaan

Wali kota Bukittinggi, H Ramlan Nurmatias, SH menjelaskan, Sebelumnya memang ada tiga opsi awal, seperri Jalan Perintis, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Minangkabau, tetapi seluruh pedagang menolak dan dari sebanyak sebanyak 763 kios yang akan dibangun termasuk 400 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di 4 titik juga tidak akan cukup menampung jumlah pedagang tersebut dan juga akan mengganggu akses jalan serta akan mengganggu kelancaran transportasi dan keindahan kota.

“Kita mulai pembangunan penampungan terlebih dahulu dari pelataran parkir Jam gadang, dan kita tengok nantinya berapa kios penampungan yang dapat, dari situ kita bisa menghitung berapa jumlah yang akan kita tambah selanjutnya,” ujar Ramlan

Selanjutnya setelah ketahuan berapa jumlah yang di dapat, nantinya kita akan hitung lagi berapa jumlah yang akan kita kembangkan ke daerah titik yang lain, buat sementara Jalan Minangkabau akan dijadikan parkir sementara roda 4, dan tidak akan menutup jalan ke TMSBK. Sedangkan, roda dua tetap di gedung parkir Gloria, imbuh Ramlan

Ramlan juga menambahkan, pedagang yang jadi korban kebakaran tidak menginginkan ditempatkan di Jalan Perintis Kemerdekaan yang direncanakan Pemko sebelumnya, menurut mereka, lokasi itu dinilai tidak mempunyai prospek yang bagus untuk berdagang.

“Sedangkan, Pemko Bukittinggi berupaya agar pedagang berada dalam satu tempat dan berupaya bagaimana penampungan punya akses ke kelokasi pasar yang nyaman dan tidak mengubah keindahan wajah kota,” terangnya.

Ketua Persatuan Pedagang Pusat Pertokoan Bertingkat (P4B)Pasar Atas Yulius Rustam sangat mendukung rencana penampungan yang diajukan Pemko Bukittinggi, dan juga mendapat dukungan dari tim negosiator pedagang.

“Tim negosiator mendukung kebijakan pemko untuk kepentingan pedagang, dan hasil negosiasi ini akan disampaikan terlebih dahulu ke pedagang. Selain itu,pedagang sudah banyak yang pindah ke lokasi lain meski tim sudah melobi,” jelasnya.

ditanya dengan rencana semula lokasi penampungan yang akan diadakan sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Wali Kota Bukittinggi H Ramlan Nurmatias mengatakan, Pemko Bukittinggi berusaha menampung aspirasi pedagangn jadi kalau pedagang menolak ya kita dari pihak pemko harus memikirkan dan juga harus menampung aspirasi tersebut.

“Pedagang tetap berharap berjualan di pelataran jam gadang, parkir Gloria dan belakang pasar, dan untuk Pasar Putih dan Pasar Wisata jadi opsi terakhir. Pedagang juga ingin hasil mufakat bersama dan bergandengan tangan dengan Pemko,” ungkapnya.(Ayu/M)

ø;

Pos terkait