Pangkalan kuras Newshanter.com. Selain Fire Spot Teluk Meranti pada Karhutla diKabupaten Pelalawan team RPK PT.Arara Abadi Sinarmas Forestry juga melakukan pemadaman didesa Kesuma Kecamatan Pangkalan kuras pada hari minggu tanggal 30 September 2018 demikian disampaikan oleh Kepala bagian Hubungan Masyarakat PT.Arara Abadi Ir.Nurul Huda kepada Newshanter.com melalui via WhatssAp pada tanggal 30/09/2018.
Dengan jumlah Personil 30 orang serta RPK dan Karyawan 20 orang
dan MPA serta TNI dan Masyarakat dengan menggunakan Peralatan Ministriker 2 ,V20 2
, V75 , V82/V85 : 1.
Kapolres Pelalawan AKBP.Kaswandi Irwan.SIK ketika dikomfirmasi Newshanter.com pada hari minggu tanggal 30 September 2018 melalui via WhatssAp membenarkan atas bantuan yang dilakukan PT.Arara Abadi Sinarmas Forestry. ” Benar Kami berada dilokasi pada hari minggu, saat ini telah dilakukan pemadaman dan pendingan oleh team terpadu, yang mana team pemadaman dan pendinginan langsung saya pimpin Sendiri (Kapolres _Red) yang didampingi oleh Kapolsek Pangkalan kuras Kompol.Ali Ardi.SH.MSi, Camat Pangkalan kuras Firdaus Wahidin, Danramil Pangkalan kuras Kapten Kasmir dan Kasat reskrim Polres Pelalawan AKP.Teddy Ardian.SH.SIK beserta kepala Distrik PT.Arara Abadi Nilo Ahmad Wiharso. Lebih lanjut Kapolres menerangkan , titik kordinat lahan yang terbakar tersebut : 0’04’16.4″N,101’54’11.5″E dengan jenis lahan gambut dengan luas lahan yang terbakar lebih kurang 15 hektar are, milik dari Kelompok Tani dan Perorangan dengan area lokasi RT.05 , RW 01 Dusun I desa Kesuma kecamatan Pangkalan kuras, kabupaten Pelalawan. Selain itu Kapolres Pelalawan juga menurunkan kuat Pers Patroli, Pemadaman dan Pendinginan dengan Polri 27 Pers dan TNI 5 Pers serta RPK PT.Arara Abadi Distrik Nilo 20 orang serta RPK PT.Surya Bratasena Plantation 9 orang dan MPA desa Kesuma 8 orang. Dengan mengunakan peralatan satu unit Heli WB milik BNPB, 3 unit mesin mini straiker Polsek dan Polres, 2 unit mesin mini Tohatsu lengkap dengan Peralatannya milik PT.Arara Abadi Distrik Nilo, 2 unit mesin mini straiker lengkap dengan peralatannya milik dari PT.Surya Bratasena Plantation-Hely water bombing satgas udara Prov. Kepada Newshanter.com Kapolres juga menerangkan” Kondisi saat ini areal yang terbakar suda tidak mengeluarkan api namun masi mengeluarkan asap tebal dan angin kencang dilokasi, “Kami juga suda membawa pekerja sebanyak 5 orang kePolres untuk dilakukan Pemeriksaan, dan sekarang lokasi yang terbakar suda dipasang papan police line karna dalam penyelidikkan Polres Pelalawan ungkap Kapolres.(Dien Puga)





