Tanggap Banjir, Pemkab dan Aparatur Desa Cari Solusi Bersama Atasi Banjir.

 

Bangkinang Kota. newshanter.com – Usai berkeliling meninjau dibeberapa titik lokasi Banjir yang dialami Ibu Kota Kampar Bangkinang Kota, Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto yang didampingi Sekretaris Daerah Drs. Yusri, M. S. I mengajak aparatur Desa diseluruh Kecamatan Bangkinang Kota berdiskusi untuk mencari solusi agar kejadian ini tidak terulang lagi.

“Ini memang musibah yang harus kita terima dengan lapang dada, selain dengan bersikap lapang dada, Pemerintah Daerah tentu saja tidak akan tinggal diam, mari kita cari solusi yang baik agar kejadian ini tidak lagi menimpa Kota kita lagi”. ucap Catur Sugeng Susanto.

Disisi lain Catur Sugeng menyampaikan Salah satunya adalah dengan segera mengumpulkan seluruh aparatur Desa ditingkat Kecamatan Bangkinang Kota, seperti Kepala Dusun, Rukun WARGA (RW) serta Rukun Tetangga (RT) untuk berembuk mencari solusi penanggulangan banjir yang terjadi saat ini.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri, M. S, I ketika memimpin diskusi mengungkapkan Banjir besar yang melanda Kota Bangkinang memang diakibatkan curah hujan deras yang turun mulai malam tadi hingga subuh, hal ini bisa diatasi dengan penambahan pembuangan air menuju sungai Kampar yang selama ini pembuangan air menuju sungai Kampar sangat kurang memadai.

Diskusi bersama aparatur Desa sekecamatan Bangkinang Kota dilakukan diaula Kantor Camat Bangkinang. (26/11)

Ditambahkan Yusri, saat ini pembuangan air menuju sungai Kampar yang berada di Kota Bangkinang tidak sanggup menerima curahan air hujan sehingga Selokan yang ada meluap, dan mengakibatkan banjir dibeberapa tempat dikota Bangkinang.

“Memang pembangunan pembuangan air menuju sungai Kampar memberikan beberapa dampak, seperti pengorbanan tenaga pemangku masyarakat, masyarakat juga dibutuhkan kesadaran akan manfaat serta merawat pembangunan pembuangan air tersebut”. ujar Sekda

“Penambahan pembuangan air menuju Sungai Kampar merupakan solusi penanggulangan Banjir dikota Bangkinang”tegas Sekda.

Disisi lain, Yusri menambahkan bukaan air disetiap pembuangan air harus mencapai lebar 5 meter dengan kedalaman 3 meter. Saat ini hanya ada dua pembunagan air yang layak, air yang datang tidak tertampung oleh pembuangan yang ada, dengan ditambahnya pembuangan air Kota Bangkinang aliran air menjadi lancar dan tidak banjir lagi.

Sekda juga mengharapkan peran serta aparatur Desa dan masyarakat untuk sadar akan pentingnya merawat saluran yang telah dibangun, dengan selalu menjaga tetap lancarnya air pembuangan tersebut.

Sekda yang juga didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar Ir. Cokroaminoto dan Kepala Dinas Sosial Amin Filda juga berkesempatan meninjau langsung titik buangan air menuju Sungai Kampar, diantaranya Depan Polres Kampar serta beberapa titik penting pembuangan air lainnya, hasil peninjauan tersebut dapat disimpulkan bahwa pembuangan air yang ada tersumbat dan tidak dapat melancarkan pembuangan air menuju sungai Kampar.

Sumber :Humas/era

Pos terkait