Jakarta.Newshanter.com – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Slamet Effendy Yusuf meninggal dunia. Dia wafat di sela melaksanakan rangkaian kegiatan MPR di Bandung, Jawa Barat.
“Beliau meninggal saat mengikuti rangkaian kegiatan MPR,” kata Staf Sekretariat Lembaga Pengkajian MPR, Anwar, saat dihubungi, Kamis (3/12/2015).Slamet meninggal dunia di Hotel Ibis Styles, Jalan Braga Nomor 8, Bandung, Jawa Barat. Hotel itu menjadi tempat menginap dalam rangkaian kegiatan MPR dari 1 sampai 3 Desember ini.
“Kegiatannya adalah Rapat Internal Lembaga terkait Diskusi Pembukaan UUD 1945,” kata Anwar.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Ketua Lembaga Pengkajian MPR Rully Chairul Azwar ikut dalam kegiatan itu. Hanya saja Hidayat kembali ke Jakarta pada waktu sebelumnya.”Pak Rully terus mengawal sampai dibawa ke keluarga,” kata Anwar.
jenazah Wakil Ketua PBNU, KH Slamet Effendy Yusuf telah dibawa ke rumah duka Kompleks Perumahan Citra Gran, Castle Garden Blok H-5, Cibubur, Jakarta Timur. Rencananya, jenazah Slamet akan dimakamkan di Purwokerto, Jawa Tengah.”Jenazah akan dimakamkan di dekat pesantrennya di Purwokerto. Saya lupa nama pesantrennya,” kata Ketua PBNU Sulthon Fatoni kepada detikcom, Kamis (3/12/2015).
Jenazah mantan Ketua MUI dan juga mantan Ketua PBNU tersebut akan dibawa ke Purwokerto pukul 12.00 WIB siang nanti. Sehari sebelumnya, yakni pada Selasa (01/12/2015) pagi, pria kelahiran Purwokerto, 12 Januari 1948 itu mengungkapkan kerinduan terhadap sahabat-sahabatnya yang telah meninggal dunia khususnya Mbah Liem (KH Muslim Imampuro), melalui grup WhatsApp PBNU. Ia juga menyertakan foto kebersamaan dengan mereka saat masih hidup.
Berikut petikan pesan singkat yang dikirim Slamet melalui WhatsApp, “Nostalgia adalah jejak Mbah Lim telah wafat. Sekalipun jejak adalah fi’il madli yang mabni.
Tetapi kerinduan akan sahabat adalah misteri. Hari ini berderet di barisan belakang adalah sahabat yang seolah hilang. Di mana anda sekarang?”
Sebagaimana diketahui, Slamet juga merupakan Pengurus MUI Pusat. Dia juga mantan Ketua Umum GP Ansor dua periode, pernah juga menjabat sebagai Dewan Pembina Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).
Kiprahnya di bidang politik adalah pernah menjadi Ketua DPP Partai Golkar. Dia juga menjadi anggota MPR pada 1988-1993 kemudian menjadi anggota DPR periode 1992-2009.
Slamet lahir di Purwokerto Jawa Tengah pada 12 Januari 1948. Dia meninggal dunia pada Rabu (2/12) pukul 23.00 WIB malam tadi. Dia wafat pada usia ke-67. Jenazahnya kini disemayamkan di rumah duka Kompleks Perumaha Citra Gran, Castle Garden Blok H-5 Nomor 18, Cibubur, Jakarta Timur. (DTC/NHO)




