Agam, Newshanter.com : Jalan lintas Bukittinggi Payakumbuh Biaro tepatnya di jalan Batang Air Katiak KM 6 Kecamatan IV Angkat, Kabupaten Agam, sekitar pukul 17.00, menelan korban lagi, dua pengendara sepeda motor saling bertabrakan.
Akibat kejadian tersebut, satu pengendara Fandi Hidayat (21) warga Toboh Tengah, Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, bertabrakan dengan Ferri Maulana Arif (40) warga Padang Gamuak, Bukittinggi.Senin (23/10/17)
Dari keterangan dari saksi mata, Herman(45) mengatakan, Fandi dengan kendaraan V-ixion datang dari arah Bukititnggi melaju dengan kecepatan tinggi hendak mendahului dua mobil yang ada di depannya, sesampai di depan mobil yang paling depan, secara tiba-tiba dari arah berlawanan datang sepeda motor Kawasaki BA 3280 LF yang dikandarai Ferri Maulana Arif (40), karena saling terkejut dan gugup akibatnya dua pengendara sepeda motorbertabrakan.
Warga sekitar mendengar benturan keras sontak warga yang ada disekitar berhaburan melihat kejadian tersebut, sambil memberikan pertolongan, imbas dari tebarakan tersebut, sepeda motor Kawasaki terpental ke arah kanan mengenai bagian depan angkutan pedesaan Bukittinggi – Baso yang dikemudikan oleh Doni Saputra (20) warga Simarasok, Baso.
Akibat tabrakan Korban Fandi hidayat tidak dapat tertolong lagi, dalam perjanan ke rumah sakit, Fandi menghembuskan nafas terakhir, sedangkan Ferri Maulana Arif mengalami patah tulang kaki kanan dan tangan kanan dan sekarang telah ditangani pihak rumah sakit.
Kasatlantas Polres Bukittinggi, AKP Syukur Hendri Saputra SIK melalui Kanit Lakalantas, Ipda Saherman, membenarkan kejadian tersebut. Ipda Saherman juga mengatakan, kalau kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Ketiga kendaraan sudah diamankan di Polres Bukittinggi untuk memudahkan pemeriksaan, pihaknya kepolisian mawih menunggu kesembuhan Ferri Maulana Arif yang sedang menjalani perawatan untuk diminta keterangan. ” Untuk sementara kita belum bisa memastikan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa ini akibat kelalaian dari pihak yang mana dan masih kita dalami kasus ini,” terang Kanit Lakalantas(ayu)





