Home / Kota Palembang / Satpol PP dan Tim Gabungan Gelar Razia, Temukan Ratusan Botol Miras

Satpol PP dan Tim Gabungan Gelar Razia, Temukan Ratusan Botol Miras

Palembang,newshanter.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama tim gabungan instansi/institusi baik dari Polda Sumsel, Kodam II SWJ, Korem 044 Gapo, Kejati Sumsel serta POM AD, AL, AU dan Pol PP Kota Palembang, Pol PP Kabupaten Banyuasin serta Pihak Dinkes dan Biro Hukum Provinsi Sumsel menggelar razia gabungan. Rabu (28/04/2021) malam.

Kasat Pol PP Provinsi Sumatera Selatan, Aris Saputra ketika diwawancarai usai melakukan razia mengatakan bahwa sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2017 tentang ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat.

Serta untuk menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum khususnya di Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Satpol PP Sumsel bersama tim gabungan, berhasil mengamankan ratusan botol Minuman Keras (Miras) serta para pekerja therapis disalah satu spa, yang berlokasi di Jalan Residen Abdul Razak, Kecamatan Kalidoni Kelurahan Bukit Sangkal, Palembang.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa pada bulan ramadhan ini masih ada tempat hiburan yang masih beroperasi, setelah kita cek dengan mendatangi tempat tersebut ternyata benar, spa tersebut masih beraktivitas.

Alhasil, tim gabungan mendapatkan minuman berakohol berbagai jenis dengan tipe A, B dan C sebanyak 153 botol,” ujar mantan Kasat Pol PP Kota Palembang ini.

Lebih lanjut, Aris mengatakan bahwa hasil razia gabungan yang kita dapatkan pada malam hari ini semuanya akan di amankan di kantor Pol PP Provinsi Sumsel untuk di tindaklanjuti.

Sementara dijelaskan juga bahwa pada malam hari ini kita berhasil mengamankan “sekitar dua puluh tiga orang yang terdiri dari 19 (sembilan belas)orang perempuan yang tidak memiliki identitas diri dan 4 (empat)orang laki – laki yang di grebek di dua tempat berbeda yang pertama kita jaring dari Awan Kost Jalan Dwikora kemudian yang kedua kita dapatkan dari salah satu spa di kawasan Kecamatan Kalidoni .

Di tempat itu banyak terjaring para pekerja dari luar Sumsel, yang tidak memiliki identitas diri seperti domisili dan KTP.

Sehingga para pekerja tersebut terpaksa kita amankan terlebih dahulu.

Kemudian Tim Gabungan juga mendapatkan penemuan alat kontrasepsi di tempat tersebut, dari temuan tersebut kami berpendapat bahwa adanya Indikasi penyalahgunaan usaha apalagi disertai dengan temuan minuman keras/ Alkohol yang tidak ada izin edarnya. Hal ini tentunya sangat melanggar aturan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, tegasnya.

Aris menguraikan bahwa tujuh belas orang pekerja yang terjaring, sebagian besar berasal dari luar Provinsi Sumsel, yakni ada dari, Lampung, Jakarta, Jawa Barat serta daerah lain di Jabotabek.

“Sedangkan untuk hal perizinan nya akan kita periksa dan kita koordinasikan dengan Pemerintah Kota Palembang, karena yang berhak mengeluarkan izin tersebut adalah Pemkot Palembang.

Namun, Pemprov Sumsel terus memantau dan memonitor kegiatan tersebut,” terangnya

Aris menghimbau kepada pelaku usaha khususnya tempat hiburan tanpa terkecuali, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2017 tentang ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat.

Supaya di bulan suci Ramadan ini tidak menjalankan dulu usahanya walaupun dalam bentuk apapun jenisnya.

“Dengan catatan hotel yang memiliki tempat hiburan, itu di atur sedemikian rupa jam operasional nya, hal tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku di Provinsi Sumatera Selatan.

“Marilah kita patuhi peraturan ini dengan baik dan taat agar kondisi Kota Palembang dan Provinsi Sumsel yang kita cintai ini makin kondusif dan Nyaman,” harapnya. (red)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Kapolres Kampar Silaturahmi Dengan Upika dan Tokoh Masyarakat Saat Kunker ke Polsek

KAMPAR,newshanter.com – Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH melaksanakan kunjungan kerja ...