Ruslan Sani Driver Taxi Online ditemukan Tewas Sehari Harinya Petugas RSMH Palembang

Mayat Ruslan Sani di RS Bayangkara Palembang

PALEMBANG -Newshanter.com. Ruslan Sani (43), warga RSS-C Griya Harapan Blok 3 E Kecamatan Sako Palembang. Sopir taxi online yang ditemukan warga gandus sudah bersimbah darah Sabtu (28/12/2019) malam. Sehari harinya adalah Peugas Rumah Sakit Muhamad Husin (RSMH) Palembang.

Dari Pantauan Palembang di kamar mayat RS Bayangkara dari kondisi tubuhnya, terdapat beberapa lubang di bagian rusuk kiri yang diduga bekas tikaman pisau. Pihak keluarga juga sudah ada yang datang untuk mengurus keperluan jenazah korban.”Semalam sudah ada keluarganya yang datang,”ujar seorang petugas forensik RS Bhayangkara.

Sementra itu Aldi (24), tetangga sekaligus rekan anak korban saat ditemui di depan instalasi forensik RS Bhayangkara, Minggu (29/12/2019) mengatakan semalam sebelum Sani narik, almarhum sempat minta tolong sama Tegar yang sama-sama driver.

“Tegar juga rekan anaknya. Dia bilang om mau narik, tolong dipantau GPS om,” ujarnya.Sayangnya, Tegar justru tertidur sehingga tidak memantau arah GPS korban.Kabar Sani telah menjadi korban perampokan setelah mendapat kabar dari anggota komunitas driver taksi online sekira pukul 23.00.

Informasi yang dihimpun, orderan korban diketahui dari titik jemput di salah satu hotel kawasan Jalan Kolonel Atmo Kecamatan Ilir Timur I Palembang.Dengan tujuan pengantaran yakni ke Perumahan Griya Asri Gandus Palembang.”Kami tahu dari sesama anggota, kemudian langsung kasih tahu pihak keluarga dan kami langsung kesini (RS Bhayangkara) semalam,” ujarnya.

Dikatakan Aldi, baru sekitar satu tahun belakangan ini korban bekerja sambilan menjadi driver taksi online.Kesibukan itu dilakukannya disela waktu luang pekerjaan utamanya yakni salah satu petugas di RSMH Palembang.

Dalam kesehariannya korban dikenal sebagai pribadi yang ramah dan baik pada siapapun.Itulah mengapa, ketika mendengar kejadian nahas yang menimpanya, pihak tetangga maupun keluarga korban segera bergegas untuk mencari tahu kebenaran kabar ini.

“Panik semua kita, rumahnya dan ada juga tetangga yang langsung datang ke RS Bhayangkara,” ujarnya.Sani meninggalkan istri dan dua anak laki-laki yang saat ini duduk di bangku kuliah.”Beliau adalah orang yang pekerja keras dan sangat dekat dengan keluarga. Jadi wajar kalau mereka begitu terpukul dengan kejadian ini,” ujarnya.(tim)

Pelaku dimankan warga/ foto FB
Mobil milik Korban

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *