Jakarta – Massa dari berbagai ormas dan daerah akan berkumpul di Masjid Istiqlal, Jl Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat untuk melakukan doa, salat tahajud dan subuh berjemaah pada Sabtu (11/2). Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas terkait kegiatan yang diistilahkan dengan ‘Aksi 112’ ini.
Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menjelaskan, rekayasa lalu lintas tersebut bertujuan untuk membangun situasi yang kondusif dan dinamin. “Sehingga, seluruh kegiatan masyarakat tetap dapat berjalan seperti biasa,” kata Budiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (10/2/2017).
Berikut rekayasa arus lalulintas yang disiapkan oleh Polda Metro Jaya pada Sabtu (11/2/2017):
1. Arus lalu lintas dari Gajah Mada maupun Hayam Wuruk yang mengarah ke Jl Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jl Juanda-Pasar Baru-Gunung Sahari atau ke Lapangan Banteng-Pejambon- Medan Merdeka Timur dan seterusnya.
2. Arus lalu luntas dari Senen ke arah Medan Merdeka Timur dialihkan ke Medan Merdeka Selatan-Thamrin atau ke Budi Kemuliaan dan seterusnya.
3. Arus lalu lintas dari Bundaran HI yang mengarah ke Medan Merdeka Barat dibelokan kekiri ke Jalan Budi Kemuliaan-Abdul Muis-Majapahit-Harmoni dan seterusnya.
4. Arus lalu lintas dari Tanah Abang yang mengarah ke Patung Kuda dilurusksn ke Jl Abdul Muis-Majapahit dan seterusnya.
5. Arus lalu lintas dari Lapangan Banteng mengarah Jl Veteran Raya diluruskan ke Harmoni-Suryo Pranoto atau ke Gajah Mada.
6. Arus dari Semanggi mengarah ke Thamrin apabila terjadi kepadatan di Bundaran HI dibelokkan ke kanan ke Jl Sutan Syahrir-Agus Salim dan seterusnya.
Mobil TV Kompas dikerubungi massa
Sementara itu sebuah Mobil berlogo Kompas TV yang dikerubungi massa di Masjid Istiqlal, Jl Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat, berhasil keluar dari kerumunan.
Pantauan detikcom, mobil tersebut berhasil keluar dari parkiran Istiqlal sekitar 20.30 WIB, Kamis (10/2/2017). Mobil itu keluar dari parkiran dan sekilas, tak tampak ada kerusakan di mobil tersebut.
Mobil itu keluar lewat pintu parkir di depan Gereja Katedral. Setelah keluar mobil itu tetap berjalan dengan kecepatan normal.Belum diketahui kenapa mobil warna silver itu dikerubuti oleh massa di Istiqlal. Massa mulai mengerumuni mobil tersebut pada pukul 20.00 WIB.Massa mengerubungi dan menunjuk-nunjuk ke arah kaca mobil. Ada juga teriakan-teriakan ke arah mobil.
Kopi Gratis
Sebanyak 5.000 gelas kopi disediakan bagi jamaah aksi 112 di Masjid Istiqlal, Sabtu (11/2), dinihari. Kopi yang disediakan oleh solidaritas jamaah tersebut disediakan untuk menangkal kantuk para jemaah yang telah memadati masjid.
Salah satu jamaah, Fahmi (28 tahun) mengatakan, pihaknya mendapat banyak sumbangan kopi dari masyarakat Jakarta. “Dari solidaritas warga. Kami seduh untuk dibagikan kepada jemaah yang hadir. Rencananya kami akan seduh sekitar 5.000 gelas kopi,” ujar Fahmi sambil membantu beberapa rekannya menyeduh kopi.
Hingga pukul 00.45 WIB, kata dia, sudah ada sekitar 1.000 gelas kopi yang diseduh di dalam gelas plastik. Cara yang mereka lakukan sangat sederhana. Jamaah hanya memanfaatkan satu nesting untuk merebus air. Air hangat lantas dituangkan ke dalam gelas-gelas plastik yang sudah berisi campuran kopi dan gula pasir.
Selain satu nesting yang biasa digunakan saat berkemah, Fahmi dan kawan-kawan juga menggunakan air panas dari termos. “Kami juga pakai termos yang diisi ulang air panas,” katanya.(DTC/HZ)
