Pondok Wangi Milik Indra Mantan Pimpinan Apotik Pelengkap Palembang Digemari Banyak orang di Kota medan

Indra Sysfri dan Istri dan putrinya di pondok wangi/ foto IST

MEDAN –Newshanter.com. Ditahun 90an pria ini terlihat setiap hari mondar mandir di Rumah Sakit Umum Palembang kini bernama Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, Pasalnya Da In panggilan  akrapnya adalah  pimpinan dan apoteker apotik pelengkap RMSH milik kimia farma Palembang.

Setelah berapa tahun di Palembang, Drs Indra Syafri, Apt pindah ke Sumatera Utara.Setelah barapa tahun meninggalkan kota Palembang, Da In panggilanya pensiun dari Kimia Farma dan tetap tinggal di Medan,

Namun setelah pesium banyak orang yang menganggap bahwa masa pensiun merupakan masa akhir dari poduktivitas seseorang. Namun, tidak bagi da In , justru dengan memasuki masa pensiun, ia berhasil mengembangkan usaha miliknya yakni di Komplek Pondok Surya Blok I No 38 Helvryia Timur Medan Sumatera Utara..

Da In ketika Ditemui wartawan Tribune Medan di kediamannya Senin 21/08/2017). Pria kelahiran padang panjang Sumatera Barat ini menceritakan awal mula mendirikan Pondok Wangi.

Sebelumnya, ia bekerja sebagai Apoteker di Kimia Farma. Setelah memasuki masa pensiun, dirinya memilih untuk membuat usaha se Pondok Surya, Helvetiandiri bersama istrinya. “Saya gak enak kalau duduk diam saja di rumah. Sedangkan ada peluang besar di luar yang bisa saya manfaatkan. Kenapa tidak saya jalankan,” ujar da in

Berbekal dari keahliannya di dunia farmasi, Indra meracik minyak aromaterapi yang merupakan satu di antara perlengkapan spa atau klinik kecantikan. “Modal awal sekitar Rp 1 juta untuk produk aromaterapi. Mulai dari 2008 saya mulai tawarkan ke tempat spa hotel di Medan, rupanya diterima.

Kemudian, sambung Indra, dari para pelanggannya timbul permintaan berbagai perlengkapan spa. Sehingga sekitar 2011, ia menambah perlengkapan spa berbahan herbal yang bermanfaat untuk kulit, seperti lulur, krim pijat, sabun, rempah, ratus, dan lainnya.

“Berdasarkan pengetahuan basic di dunia farmasi, saya betul-betul meracik bahan herbal yang bermanfaat untuk kulit. Inilah yang menjadi keunggulan produk kami, sehingga membuat pelanggan percaya,” tuturnya. Bahkan, dirinya telah melakukan uji dermatologis. Ia mengklaim bahwa produknya sangat aman sekalipun untuk kulit sensitif dan bebas dari bahan kimia sintetis.

Indra mengatakan produk yang dijual cukup murah, yakni mulai dari Rp 15 ribu. Adapula paket hemat dengan harga lebih murah.Sedangkan, untuk biaya produksi seluruh ragam produknya kini dengan kisaran Rp 20 juta. Kini, Pelanggan tetapnya tidak hanya dari kota Medan. Namun, dari beberapa kota di Indonesia, seperti Pekanbaru, Aceh, Jakarta, Bandung, Bantul.

“Media promosi kita manfaatkan secara offline dan online. Ada di gedung pusat promosi dagang dan UKM oleh Dinas Koperasi. Kita juga rutin mengikuti pameran. Online kita pakai media sosial Facebook dan Whatsapp,” imbuhnya. Keunggulan produk milik Indra pun didapuk sebagai finalis sepuluh besar Wirausaha Inovatif Sumatera.

“Alhamdulillah, September nanti kita akan mengikuti pendampingan dan penjurian menjadi tiga besar. Jika masuk, nantinya akan masuk inkubator tech untuk dibimbing hingga pemasaran,” katanya.Dirinya berharap pemerintah kota dan propinsi mendukung pelaku-pelaku UKM seperti dirinya.

“Saya berharap bisa menaikkan usaha dari skala rumahan ke skala yang lebih besar. Tentunya dengan kepekaan pemerintah untuk mendukungnya. Apalagi, produk ini satu-satunya ada di Sumatera. Alangkah baiknya dijadikan ikon sumatera utara, supaya bisa memajukan pariwisata menjadi ciri khas,” pumgkas da In seperti dilansir dari Tribune medan.(tm/fil)

Kontak Person;

Pondok Wangi  Indra Syafri  Hp 08126310112

 

indra1

Drs Indra Syafri dan Istr-Sossiyantuti/ foto ist

 

Pos terkait