Home / Nasional / Sumatera Barat / Agam / POLSEK IV KOTO LAKUKAN OPERASI YUSTISI DI PASAR TRADISIONAL, 37 ORANG TERJARING

POLSEK IV KOTO LAKUKAN OPERASI YUSTISI DI PASAR TRADISIONAL, 37 ORANG TERJARING

Agam, News hanter.com- Untuk memutus mata rantai penularan Virus Covid-19, Polsek IV Koto terus melaksanakan Operasi Yustisi pada setiap pasar-pasar Tradisonal di wilayah kerjanya, pada kesempatan ini Sebanyak 37 orang terjaring operasi yustisi, bagi yang terjaring akan didata dan diberi arahan serta sangsi sosial maka masyarakat tersebut di perbolehkan pulang, Jum’at (18/6/21).

Kapolsek IV Koto Iptu Dedi Kurnia, mengatakan, mereka terjaring akibat melanggar protokol kesehatan, terutama tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah akan diberikan sanksi sosial dan ada juga berupa sanksi denda,ini bertujuan unutk meningkatkan kesadaran dari masyarakat itu sendiri akan bahayanya Virus Covid-19, dan operasi ini akan rutin dilaksanakan terutama sasarannya  pasar dan juga tempat keramaian yang berpotensi menimbulkan penularan Virus Covid, Sabtu ( 19/6/21)

“ kita berharap dan menghimbau kepada masyarakat untuk  selalu meningkatkan kesadaran dalam menjalankan Prokes Covid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, memang Virus tersebut tidak kelihatan tetapi dia mengancam keselamata kita dimana saja berada, jadi sebelum tertular alangkah baiknya kita selalu waspada, “Ungkap Iptu Dedi Kurnia

Sementara itu Kalaksa BPBD Agam, Mhd Lutfi mengatakan, para pelanggar yang tertangkap akan diberikan sanksi sesuai Perda Sumbar nomor 6 tahun 2020,dan dalam operasi yustisi pada saat ini kita menjaring sebanyak 34 orang dan pada masing-masing pelanggar dikenakan sanksi sosial dan denda dan bagi yang te;ah pernah terjaring maka akan di kenakan sanksi berupa membayar denda.

“Sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum, sedangkan denda masing-masingnya dikenakan Rp100 ribu, akibat tidak mau melaksanakan sanksi sosial,” ujar Mhd Lutfi

Operasi ini dilaksanakan untuk pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, khususnya di wilayah Kabupaten Agam,” sebut Lutfi mengakhiri ( M )

About Mardi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

COVID-19 Belum Berakhir, Polsek Pangkalan Kuras Kembali Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

PELALAWAN, newshanter.com – Polsek Pangkalan Kuras Resort Pelalawan kembali lakukan operasi yustisi ...