BUKITTINGGI -Newshanter.com. Kebakaran selama delapan jam yang melanda Pasar Aur Kuning BUkittinggi, yang merupakan pasar grosir terbesar di Sumatera Barat terjadi Jumat (17/11/2017) pagi. Penyebab kebakaran belum diketahui pasti, namun dugaan awal adalah adanya arus pendek, sama kasusnya dengan kebakaran Pasar Atas yang terjadi SEnin (30/11/2017) lalu.
Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, berdasarkan data sementara dari Dinas Pasar Kota Bukittinggi, sebanyak 900 lapak pedagang dan 64 toko habis terbakar dari 5.879 seluruh lapak yang ada di lokasi itu.
“Data sementara dari Dinas Pasar Bukittinggi ada 900 lapak pedagang dan 64 toko terbakar,” katanya, Jumat (17/11/2017).”Data ini baru perhitungan sementara, mungkin nanti ada tambahannya,” ujar walikota kepada wartawan
“Di dalam pasar Aur Kuning masih terasa panas, kita masih tunggu proses pendinginan di lokasi. Supaya nantinya kita mendapat data final,” pungkas Ramlan
Penyebabkan Kebakaran pasar aur kuning masih dalam penyidikan
Sementara itu Pihak kepolisian resor kota Bukittinggi masih mendalami penyebab kebakaran yang terjadi di pusat pertokoan kawasan Pasar Aur Kuning Bukittinggi, Jumat (17/11/2017).
Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan, pihaknya masih meminta sejumlah keterangan dari para saksi yang ada di lokasi kejadian. Ia menyebutkan akan melakukan proses penyidikan setelah api benar-benar padam dan menunggu pendinginan di lokasi.
“Tim penyidik inavis dari polda juga telah diturunkan kelokasi kebakaran, namun belum bisa menjangkau lokasi karena asap disana masih tebal,” sebutnya.
Ia menambahkan jika lokasi benar-benar sudah tidak ada lagi api dan asap maka pihaknya akan melakukan proses penyidikan dan akan mempercepat melakukan pencarian penyebab kebakaran. “Untuk saat ini, pihak kepolisian masih bersiaga dilokasi kebakaran,” tuturnya.
Dua Pelaku Penjarahan Diamankan
SElain itu Pihak kepolisian polres Bukittinggi mengamankan dua orang pelaku penjarahan ketika terjadinya kebakaran di Pasar Aur Kuning Bukittinggi, Jumat pagi (17/11/2017).
Menurut Waka Polres Bukittinggi, Kompol Albert Zai mengatakan kedua pelaku beraksi ketika pedagang tengah berusaha menyelamatkan barang dagangannya dari kobaran api.
“Ketika pemilik toko yang lain sedang mengeluarkan barang dagangannya, pelaku juga berusaha melarikan sejumlah pakaian di lokasi kebakaran,” sebutnya.
Ia juga menyebutkan pelaku kepergok oleh pemilik toko yang akhirnya mengetahui bahwa pelaku bukan bagian dari orang yang dikenal.
Selanjutnya pelaku dilaporkan kepihak kepolisian yang juga berada di lokasi dan berhasil diamankan ke Mako Polres Bukittinggi.
“Diketahui pelaku pertama berinisial ‘R’ (39) sedangkan pelaku kedua masih dalam proses penyidikan dan kini telah diamankan di Polres Bukittinggi,” ucapnya. Selain itu, dari tangan tersangka juga diamankan satu unit angkutan umum yang dijadikan pelaku untuk melarikan barang curian tersebut.
Menurut Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan di Lapangan, kebakaran ini awalnya diketahui sekitar pukul 04.30. dua petugas ronda malam bernama Nyiak Angguik (60) dan Yun (40).
Ketika kedua petugas ronda ini memantau situasi Pasar Aur Kuning, melihat api sudah berkobar di lantai dasar bangunan Tahap II pasar konveksi, kemudian menjalar ke lantai dua bangunan Tahap II. Melihat hal tersebut, mereka lalu memberi tahu Satpam bernama Afrineldi lalu mereka bersama-sama berupaya memadamkan api dengan racun api.
Namun api yang telah membesar sulit untuk dikendalikan. Bahkan petugas pemadam kebakaran yang turun ke lapangan beberapa menit setelah kejadian juga sulit memadamkan api, mengingat lokasi kebakaran berada di dalam pasar, sementara armada damkar tidak bisa masuk ke sekitar lokasi. Api terus membesar toko dan kios yang berisi barang dangangan ratusan pedagang,
Setelah selama 8 jam petugas pemadam kebakaran berjuang api baru berhasil dipdamkam.Petugas menerjunkan sebanyak 26 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Kepala Dinas Kebakaran Kota Bukittinggi Martias Bayu mengatakan petugas petugas terpaksa mendobrak pintu sejumlah toko untuk memadamkan api yang terkurung di pasar Aur Kuning.
“Setelah 8 jam petugas berhasil memadamkan api yang telah melalap ratusan toko dan kios di sejumlah blok tahap 1, tahap 2 dan 3,” katanya kepada wartawan.(Ayu/Ojie/Mw)
