Home / SUMSEL / Ogan Ilir / Penutupan Gelar TTG dan BBGRM Tingkat Provinsi Sumsel, Kedepan Penyelenggaraan Akan Ditingkatkan

Penutupan Gelar TTG dan BBGRM Tingkat Provinsi Sumsel, Kedepan Penyelenggaraan Akan Ditingkatkan

Ogan Ilir, newshanter.com – Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XVI dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIX tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2022 resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumsel Drs H Edward Candra.

Acara berlangsung di Komplek Perkantoran Tanjung Senai Pemkab Ogan Ilir, Kamis (25/8/2022).

Drs H Edward Candra mengatakan, gubernur Sumsel memberikan apresiasi pada penyelenggaraan TTG dan BBGRM tingkat provinsi tahun 2022

“Selamat karena telah berjalan dengan baik, lancar, dan sukses. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat baik secara ekonomi maupun pemberdaya masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap semoga kedepannya dari teknologi yang dihasilkan oleh masyarakat oleh masyarakat bisa dikembangkan dan terlebih lagi bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka menggali potensi desa masing-masing.

“Saya kira untuk potensi di desa sangat banyak bisa digerakan melalui badan usaha milik desa (BUMDes). Ada yang berbasis pertanian, UMKM, kondisi alamnya yang menguntungkan yang bisa kita kembangkan sebagai objek wisata.

Hal ini harus didorong oleh pemerintah setempat. Paling terpenting peran pemuda didesa bisa berperan untuk memajukan desanya,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumsel Drs Nelson Firdaus menambahkan untuk penyelenggaraan sudah berjalan dengan baik dan lancar.

“Dikemudian hari kita akan tingkatkan lagi. Dari kami PMD provinsi akan mempersiapkan pemenang utama TTG ke tingkat nasional yaitu di Cirebon nanti,” ujarnya.

Lanjut, ia mengatakan untuk penyelenggaraan tidak ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena pada tahun kemarin masih dilanda pandemi.

“Baru tahun ini kami laksanakan lagi.Terakhir pada tahun 2019 yang lalu diselenggarakan di Banyuasin,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk antusiasnya sendiri, saya kira semuanya sama dan baik, tidak terlalu banyak perbedaannya, itu masih dimusyawarahkan.

Untuk jumlahnya hampir sama, semuanya mengikuti, dimana 17 kabupaten/kota mengikuti ini.

“Untuk yang juara satunya yakni dari kota Palembang Kelurahan di Plaju, juara kedua dari kabupaten Muara Enim, kategorinya adalah teknologi tepat guna,” tegasnya.(Vin)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Berbagai Asosiasi Pariwisata Berkumpul Bersama, Ini Tujuan Dan Pesan Dari Peringatan Hari Pariwisata Dunia

Palembang, newshanter.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera (Sumsel) menghadiri ...