Palembang, Newshanter.com,-Baru Satu bulan menjalani hidup berumah tangga Dalina Akollo (18) warga Jalan Padat Karya RT 04 RW 01 Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu malam (29/11/2015) pukul 22.00 WIB ditemukan tewas mengenaskan dengan luka lebam di tangan kanan, di kedua paha, punggung, diseputaran mata, serta di bagian kepala. Diduga korban yang berstatus pelajar di salah satu SMA swasta di Kota Palembang, tewas ibunuh. Namun untuk kepastian tewasnya korban, Pihak kepolisian Mapolsek Sumarami tengah melakukan penyelidikan…
Menurut kerangan yang dihimpun, korban ditemukan Sang suami Bay dalam keadaan gantung diri ditempat pembuatan batu bata. Kemudian bayu melaporkan kejadian itu ibu mertuanya Megawati Komar (56). Bayu menyampaikan jika istrinya telah meninggal dunia..
Dikatakanya Saat kejadian saya sedang di rumah anak saya di Prabumulih. Mendapat kabar itu, kakak korban yang berada di Palembang langsung menghubungi saya, dan saya langsung bergegas pulang ke Palembang. Sesampai di rumah, barulah saya mengetahui jika korban itu bukan tewas gantung diri seperti disampaikan Bay.
“Sebelum DAlina sempat dilarikan ke RS Myria Palembang dan Klinik 24. Kemudian hendak dimakamkan. Namun, melihat ada yang janggal dari kematiannya, katanya dia (korban-red) mati gantung diri,” ujar Megawati, kepada wartawan di Kamar Mayat Bhayangkara Palembang, Senin (30/11/2015).
Megawati berkeyakinan anaknya dibunuh, karena saat ia bersama keluarganya melihat tubuh korban terdapat kejanggalan dimana di tubuh korban didapati luka-luka lebam. Anak saya (Dalina Akollo) baru satu bulan menikah dengan Bayu. Keduanya saat ini masih berstatus siswa di salahsatu SMA Swasta di Kota Palembang. DAlina merupakan anak ke tujuh dari sembilan bersaudara,
Dengan kejadian ini, Megawati berharap, aparat kepolisian dapat mengungkap akibat tewasnya korban serta meminta kepada penegak hukum untuk memberikan hukuman setimpal kepada pelaku yang terbukti telah membunuh putrinya tersebut.
Kapolsek Sukarami Kompol Nurhadiansyah melalui Wakapolsek AKP Irene ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengungkapkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah korban meninggal murni akibat gantung diri atau menjadi korban pembunuhan.
Masih kita lakukan penyelidikan. Tapi untuk ‘AB’ yang merupakan suami korban kini sudah diamakan di Mapolsek Sukarami untuk menjalani pemeriksaan secara intensif. Sedangkan untuk mengetahui apa penyebab tewasnya korban, kita masih menunggu hasil autopsi,” tegasnya.
Sementara Ahli Forensik dr Indra yang melakukan autopsi jasad Dalina Akollo membenarkan, jika dari hasil autopsi yang telah dilakukan terdapat luka lebam atau luka memar di tangan, di punggung bahkan di sekitar kepala korban. Bahkan dalam autopsi yang telah dilakukan pihaknya tidak menemukan luka jeratan di leher korban. Tapi untuk kepastiannya, pihaknya masih akan berkordinasi dengan pihak kepolisian.
Ya meskipun terdapat luka di tubuh korban namun kita belum bisa memastikan apakah luka-luka tersebut luka bekas penganiayaan. Karena penyelidikan itu wewenang polisi, kalau untuk hasil autopsi dapat diketahui kurang lebih dua minggu kedepan,” pungkasnya.(TIM)





