Home / Kota Palembang / Pemkot Palembang Ajukan Pinjaman PEN Daerah Sebesar 117 Miliar

Pemkot Palembang Ajukan Pinjaman PEN Daerah Sebesar 117 Miliar

Palembang,newshanter.com – Pemerintah kota (Pemkot) Palembang ajukan pinjaman dana senilai 117 miliar rupiah kepada PT. Sarana multi iinfrastruktur (SIM) Persero, guna pemulihan sektor ekonomi di tengah merosot pertumbuhan ekonomi selama pandemi covid-19.

Bukan tanpa dasar, pengajuan pinjaman kepada perusahaan BUMN yang bergerak pada bidang pembiayaan pembangunan infrastruktur, telah di atur pada peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 7 tahun 2020 tentang pemulihan ekonomi nasional (PEN) ke pemerintah daerah.

“pemkot Palembang semula mengajukan pinjaman 117 Miliar untuk pendanaan sektor infrastruktur. Diantaranya pembangunan IPA PDAM, jalan dan lingkungan sekolah dan juga sektor kesehatan,” kata Harnojoyo dirumah dinas, usai rapat koordinasi teknis bersama DJPK Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri serta PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Rabu (8/9/2021).

Program pinjaman PEN Daerah adalah dukungan pembiayaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa pinjaman untuk digunakan dalam rangka melakukan percepatan pemulihan ekonomi di Daerah sebagai bagian dari Program PEN.

Pinjaman PEN daerah merupakan pembiayaan kegiatan pembangunan infrastruktur dalam konteks pemulihan ekonomi sekaligus dapat melakukan penyerapan tenaga kerja, serta pemanfaatan bahan baku lokal sehingga ada upaya mengangkat perekonomian lokal .

Dari pengakuan Walikota Palembang Harnojoyo pengajuan pinjaman tersebut tengah dalam penyempurnaan administrasi. Pinjaman senilai 117 miliar yang di sodorkan ke PT SMI, masih ada beberapa di perbaiki dan di kurangi terkait nominal.

“Penilaian dari PT SMI ada beberapa yang harus di perbaiki dan di kurangi. Mudah mudahan dapat terealisasi karena kemarin dengan DPRD rapat pembahasan perubahan anggaran itu sudah kita masukan dalam KUP dan PPSP”, terangnya.

Harrey Hadi kepala Bappeda Litbang kota Palembang akan membiayai 5 sektor pembangunan infrastruktur yakni, dinas pupr kota Palembang, dinas PRKP kota Palembang, dinas pendidikan, dan dinas kesehatan.

Harrey Hadi menerangkan pembiayaan terbesar adalah pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) dari dinas PUPR kota Palembang, perawatan jalan dan lingkungan dari Dinas PRKP kota Palembang, yang nilai masing masing sekitar 40 miliar rupiah.

” Untuk jangka pembayaran angsuran itu tiga tahun dengan tenor enam bulan, itu akan di potong dari pusat dari dana transfer pusat ke daerah itu di potong dengan tiga tahap”, pungkasnya. (derla)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Dinkes Kabupaten OKI Bersama CV Viviar Indo Pratama Gelar Workshop, Berikut Disampaikan Para Narasumber

Palembang, newshanter.com – Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Bangunan, dan Investasi Dr ...