Home / Nasional / Sumatera Barat / Pemda Tanah Datar Dukung Klinik Pelatihan

Pemda Tanah Datar Dukung Klinik Pelatihan

Tanah Datar,newshanter.com – Pemerintah Daerah Tanah Datar mendukung terlaksananya klinik pelatihan (coaching clinic) oleh Badan Kepegawaian Negeri (BKN) Regional XII Pekanbaru bagi pengelola kepegawaian di lingkungan Kabupaten Tanah Datar.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma, SH usai membuka program coaching clinic, yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Tanah Datar Irwandi, Asisten Administrasi Umum Helfy Rahmy Harun, Kepala BKPSDM Jasrinaldi, Kepala Bagian Organisasi Adriyanti Rustam, segenap pegawai BKN Regional XII Pekanbaru dan BKPSDM Tanah Datar.

“Insha Allah setelah berlangsungnya coaching clinic, akan kami aplikasikan nantinya di daerah Karena berkembangnya teknologi saat ini dapat dimanfaatkan sehingga membawa perubahan dalam pengelolaan kepegawaian di Luhak Nan Tuo ke depannya” ujarnya.

“Kegiatan ini sangat strategis guna meningkatkan pelayanan yang dikembangkan melalui inovasi terbarukan, agar dapat mewujudkan birokrasi modren, efisien dan akuntabel,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Neny Rochyany mengatakan di tahun 2021, BKN mempunyai program piloting tata kelola manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), adanya piloting itu, instansi dapat menerapkan manajemen ASN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hal tersebut secara otomatis akan meningkatkan nilai indeks sistem merit di instansi.

Diterangkan sistem merit merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil serta wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur atau kondisi kecacatan.

“Setiap instansi wajib menerapkan sistem merit, dengan sistem merit, ASN akan mendapatkan kejelasan dalam pengembangan karir, sehingga instansi akan mendapatkan ASN yang berkualitas serta profesional,” ujarnya.

Saat ini pemerintah sudah mempunyai berbagai instrumen untuk mengukur tingkat keberhasilan instansi dalam menerapkan sistem merit, bagi instansi yang telah menerapkan sistem merit, dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi yang tidak memerlukan proses seleksi terbuka, cukup diambil dari sumber daya yang ada pada instansi tersebut.

“Untuk dapat menerapkan sistem merit diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas yang mempunyai kompetensi, baik kompetensi manajerial, teknis, maupun sosial kultural. Menyangkut itu, pemerintah dapat terus mendorong melalui pendidikan dan pelatihan, termasuk program pemberdayaan melalui program coaching clinic,” pungkasnya. (M.akmal)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Kapolda Sumsel Terima Audiensi PWNU

Palembang,newshanter.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto, M.H. menerima audiensi ...