Bukittinggi, newshanter.com – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) bersama mahasiswa di Kota Bukittinggi menggelar aksi solidaritas damai pada Sabtu (30/8/2035) sebagai bentuk penghormatan dan dukacita atas meninggalnya Affan (21), rekan mereka yang wafat saat mengikuti aksi demonstrasi di Jakarta.
Orasi yang dilakukan didepan Tugu Polwan, setelah orasi massa bergerak tertib menuju Mapolres Bukittinggi.
Aksi ini menjadi bentuk solidaritas atas wafatnya Affan, yang dikenal sebagai pekerja keras sekaligus driver ojol yang aktif di jakarta
“Affan bukan hanya rekan kerja, dia saudara kami. Dia orang baik, pekerja keras, dan punya kepedulian tinggi terhadap keluarga. Kami sangat kehilangan,” kata Riko, salah satu ojol yang ikut dalam aksi tersebut.
Affan dilaporkan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan Barakuda satbrimob Polda metro jaya dan mengalami luka serius dalam aksi unjuk rasa menolak kebijakan menaikan tunjangan perumahan anggota DPR RI yang berlangsung ricuh di Jakarta, awal pekan ini.
Di depan tugu Polwan perwakilan mahasiswa menyampaikan orasi dan tuntutan agar kasus ini diusut tuntas. Mereka meminta aparat kepolisian bersikap transparan dalam penyelidikan dan menjamin perlindungan terhadap warga yang menyuarakan aspirasi.
“Kami datang dengan damai, membawa suara hati nurani. Affan adalah simbol perjuangan kami. Tidak boleh ada lagi nyawa yang hilang dalam demokrasi,” ujar Zacki koordinator lapangan aksi solidaritas.
Aksi ditutup dengan doa bersama dan tabur bunga untuk mengenang almarhum Affan. Selama aksi berlangsung, situasi berjalan kondusif dengan pengawalan dari aparat kepolisian setempat. (A/M)





