MUARAENIM.Newshanter.com – Diduga terkena garukan alat berat exavator yang mengejarkan proyek gorong-gorong, sebuah pipa minyak milik Pertamina Ubep Limau, bocor dan menyemburkan minyak mentah ke udara, di Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Belimbing, Muaraenim, Sabtu (12/12/2015) sekitar pukul 11.00.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kebocoran pipa minyak milik Pertamina Stasiun Ubep Limau tersebut, diakibatkan terkena pengerjakan proyek gorong-gorong di jalan lintas Sumatera.
Pada saat bekerja, sebuah alat berat jenis excavator dengan operator Tri Handoyo (35) karyawan PT Surya Prima Abadi Cabang Prabumulih, mendapat pekerjaan penggalian gorong-gorong jalan.
Ketika sedang melakukan penggalian, tanpa disadarinya ternyata di dalam tanah ada perlintasan pipa minyak milik Pertamina sehingga membuat pipa berisi minyak mentah bocor dan muncrat ke atas bak air mancur setinggi sekitar 10 meter.
Meski tidak ada korban jiwa, namun sempat membuat para pengguna jalan ketakutan dan khawatir akan meledak dan sebagainya sebab tumpahan minyak sempat menggenangi jalan.
Melihat hal tersebut, lalu warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib dan diteruskan ke Pertamina Ubep Limau, untuk segera menghentikan aliran minyak mentah.
Setelah jalur ditutup oleh pihak Pertamina Ubep Limau, barulah semburan minyak bisa dihentikan.
Sementara itu Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kabagops Kompol Andi Kumara dan Kasubag Humas Iptu Arsyad Agus, saat ini, pihaknya sudah mengamankan lokasi dengan memberikan police line, dan memeriksa operator dan saksi-saksi guna pemeriksaan lebih lanjut.(SP/FIL)





