Meski Berlangsung Sengit, Debat Publik Pilkada Pelalawan berlangsung Damai

Kedua Pasangan Caloin Bupati Pelalawan tengah berdebat di panggung/ foto NHO Anton

Pelalawan, Newshanter.com – Debat Publik Pilkada Pelalawan yang berlangsung di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja Pangkalan Kerinci pada Rabu(2/11/2015) malam berlangsung sengit dan saling bantah statement antara kedua Pasangan Calon Bupati (Paslon) Pelalawan Harris-Zardewan (HAZA) nomor urut 1 dan Zukri-Annas (ZA) nomor urut 2.

Ketiga Panelis yang dihadirkan KPUD Pelalawan dalam Debat Publik itu berhasil memancing respon kedua pasangan calon untuk saling memaparkan Program-progam unggulan masing-masing serta saling melemparkan pertanyaan antara kedua pasangan tersebut. Ketiga Panelis tersebut yakni, Prof DR Detri Karya MA Rektor UIR, DR Hidayat Syah MA dosen UIN Susqa dan Ir H Tengku Edi Sabli MSi mantan Ketua KPU Riau.

Bacaan Lainnya

Berbagai pertanyaan dilontarkan 3 panelis guna menguji wawasan kedua pasangan calon. Diantara pertanyaan yang dilontarkan Prof DR Detri Karya MA yakni soal program terukur yang akan dilaksanakan dalam mengentaskan kemiskinan dan pertanyaan soal upaya dan langkah pasangan calon dalam menserasikan program pembangunan di tingkat Kabupaten/ Kota, Propinsi dan Pusat.

Sementara DR Hidayat Syah MA berkesempatan menanyakan program konkrit kedua Paslon mempersiapkan SDM dalam menghadapi dunia global serta upaya dan langkah dalam mengantisipasi terjadinya konflik sosial atau munculnya kelompok radikal dalam kemajemukan masyarakat Pelalawan.

Sedangkan panelis Ir H Tengku Edi Sabli MSi mempertanyakan upaya dan langkah yang dilakukan dalam hal lingkungan terutama sekali dalam mengatasi karhutla serta persoalan permasalahan daerah yang prioritas diselesaikan.

Meski pertanyaan panelis terkesan ringan, namun terlihat kedua paslon berpikir keras dalam menjawab pertanyaan tersebut. Tak pelak, dengan hanya waktu 3 menit waktu yang diberikan untuk menjawab pertanyaan, banyak jawaban dari kedua pasangan yang tidak tuntas. Meski demikian, kedua paslon begitu siap dengan jawabannya masing-masing.

Selanjutnya ketiga Panelis memberikan kesempatan kepada kedua Paslon untuk saling melemparkan pertanyaan seputar program unggulan masing-masing dan dijawab oleh pasangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut digunakan oleh masing-masing Paslon untuk saling serang dan membantah statement yang ditanyakan oleh rivalnya. Dan itu memancing ketegangan antara kedua pendukung Paslon tersebut, meski akhirnya Debat Publik malam itu berlangsung lancar tanpa adanya gesekan.(anton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *