Palembang, newshanter.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia Dr (H.C) Ir Budi Karya Sumadi, dengan didampingi Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr Drs Agus Fathoni bersama dengan Pj Walikota Palembang Drs Ratu Dewa hari ini melakukan kegiatan bersama di kota Palembang dengan di beberapa titik yang menjadi kegiatannya untuk pada hari ini.
Adapun titik yang menjadi agenda kegiatan dari Menhub RI pada hari ini yakni di Stasiun light rail transit (LRT) Polrestabes Palembang, Pelabuhan Dermaga 16 Ilir Palembang, Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang (Simpang Sungki) dan rapat terbatas yang dilaksanakan di Istana Griya Agung Palembang.
Dikatakan Menhub RI Dr (H.C) Ir Budi Karya Sumadi, saya gembira hari ini ke kota Palembang sekalian pulang kampung melihat suasananya yang lebih baik, dan kelihatan ada dua orang (penjabat) yang kelihatan antusias untuk membangun kota Palembang ini.
“Oleh karenanya, Gubernur Sumsel kita ingin jadikan kota Palembang ini menggunakan angkutan massal perkotaan. Di mana tadi kita baru naik LRT dari Bandara Sultan Mahmud Badruddin (SMB) II Cabang Palembang lalu kita lengkapi dengan Feeder LRT,” ujarnya.
Kemudian, bukan hanya itu saja didermaga Pasar 16 Palembang juga ada yang namanya angkutan massal perairan. Di mana kota Palembang termasuk kota yang memiliki antar moda yang lengkap, dan saya dengar dari Amerika akan investasi di sini.
“Di mana saat ini sedang dilakukan FS, kami pada prinsipnya mendukung, dan ini adalah inisiasi yang baik, belum lagi kita bangun Tanjung Carat. Dimana Tanjung Carat adalah satu pelabuhan antar bangsa, kita sedang finalisasi FS yang Insya Allah di tahun 2024 kita mulai,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, terkait dengan Feeder LRT kalau dari kita bukan memberhentikan, kita akan melakukan reload, jadi masukannya tadi ada 3 tempat yakni Plaju dan Pusri, jadi kita upayakan ada Feeder LRT di sana. Saya sebagai yang mengerti kota Palembang, bahwa titik-titik itu memang titik-titik yang konsentrasi penduduknya banyak.
“Dan sekarang ini Feeder LRT itu relatif terlalu jauh, sehingga waktu tempuh dari satu titik ke titik terlalu tinggi, jadi kita akan membuat Feeder-Feeder yang tegak lurus terhadap pejer dari transportasi LRT,” katanya.
Menurut PJ Gubernur Sumsel Dr Drs Agus Fathoni, alhamdulillah hari ini kita bisa melihat langsung bagaimana transportasi publik baik darat ataupun air. Kita bersyukur, ataupun masyarakat Sumsel perlu bersyukur bahwa pemerintah memberikan atensi terhadap pembangunan transportasi ini.
“Sehingga ini akan memudahkan kita di dalam melaksanakan aktivitas, dan juga mendorong perekonomian yang ada di provinsi Sumsel. Kita perlu mendukung, dan kita semua mari kita satukan langkah kita, satu kan tekad mewujudkan transformasi publik yang lebih baik,” ucapnya.
Begitu juga disampaikan PJ Walikota Palembang Drs Ratu Dewa, di mana Menhub RI tadi luar biasa ketika berbincang-bincang dengan warga Palembang, beliau langsung mendengar aspirasi warga kota Palembang. Di mana menurut warga bahwa naik Feeder LRT luar biasa, nyaman sekali, itu sebuah luar biasa, dan itu adalah pengakuan warga kota Palembang.
“Maka dari itu Menhub RI sudah menyanggupi akan ada penambahan Feeder LRT, luar biasa kita berikan apresiasi program dari Menhub RI. Apalagi beliau adalah orang kita, PJ Gubernur Sumsel adalah orang kita, maka dari itu kita bersyukur, saya yakin dan percaya bahwa transportasi publik adalah jawaban bagi kita semua,” imbuhnya.(ton)





