Home / Nasional / Sumatera Barat / Payakumbuh / Melanggar Perda Di Kota Payakumbuh, Dua Pelaku Mesum Diseret Ke Meja Hijau

Melanggar Perda Di Kota Payakumbuh, Dua Pelaku Mesum Diseret Ke Meja Hijau

Payakumbuh, NewsHunter.com — Dua orang terdakwa yang bukan pasangan sah atau tidak dalam ikatan suami istri yang tertangkap tangan oleh warga sedang melakukan perbuatan mengarah pada perzinaan di Kelurahan Sungai Pinago, Payakumbuh Barat pada hari Jumat (5/2) sekira jam 22.00 WIB lalu akhirnya menjalani sidang Tindak Pidana Ringan di Pengadilan Negeri Kota Payakumbuh, Kamis (11/2).

Kasatpol PP Payakumbuh Devitra kepada media menerangkan bahwa, Sekretaris Pol PP dan Damkar Erizon didampingi Kabid PPD Ricky Zaindra dan Kasi Penyidik Pol PP Kota Payakumbuh Alrinaldi mengajukan sidang Tipiring kasus tertangkap tangan perbuatan mengarah pada maksiat ke Pengadilan Negeri Kota Payakumbuh.

“Dua terdakwa berinisial FM (34 tahun) laki-laki dan VW (35 tahun) Perempuan terbukti bukan pasangan yang sah atau tidak dalam ikatan suami isteri. Mereka tertangkap tangan oleh warga Sungai Pinago pada malam hari Jumat (5/2) lalu sekira pukul 22.00 WIB. Mereka digrebek warga, perbuatan tersebut tidak sewajarnya mereka lakukan di tempat umum,” kata Devitra.

Dalam persidangan itu, kedua tersangka mengakui perbuatanya dan telah diperkuat dengan keterangan 2 orang saksi yang melihat langsung kejadian itu di lokasi, untuk itu perbuatan dimaksud terbukti dengan sah dan meyakinkan melanggar ketentuan Pasal 15 jo Pasal 6 Perda Kota Payakumbuh No. 12 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Perda No. 1 Tahun 2003 tentang Pencegahan, Penindakan dan Pemberantasan Penyakit Masyarakat dan Maksiat.

Berdasarkan hasil persidangan, Hakim Pengadilan Negeri Alfin Irfanda memutuskan perkara dengan menyatakan tersangka dengan sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan mengarah perzinahan.

“Keduanya dijatuhkan pidana denda pidana masing-masing Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah) dan apabila bila denda tidak dibayar, maka ditetapkan pidana pengganti selama 5 hari kurungan penjara,” ujar Devitra.

Sehubungan masih maraknya pelanggaran Perda di Kota Payakumbuh, Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra menghimbau agar warga kota menaati Perda-Perda yang telah berlaku di Kota Payakumbuh sehingga terhindar dari permasalahan hukum.

“Kami beserta Penyidik Pol PP tidak akan segan-segan menindak tegas dan memeja hijaukan para pelanggar yang terbukti, untuk itu mari sama-sama patuhi aturan yang berlaku di Kota Payakumbuh ini demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama,” kata Devitra.

Rian (29) warga Payakumbuh Menyampaikan apresiasi kepada petugas penegak Perda Payakumbuh, yang telah melaksanakan tugasnya dan terus komit menegakkan Perda di Payakumbuh.

“Perda ini sudah dibuat oleh Walikota bersama DPRD, maka kita harus menaatinya. Kami ucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan, Satpol PP Payakumbuh mantap,” ujarnya. (***)

About redaksi Payakumbuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Rezka Oktoberia Kucurkan Dana Produksi Bagi UMKM Di Luak Limopuluah

Limapuluh Kota, NewsHunter.com — Peran Rezka Oktoberia sebagai wakil rakyat di DPR-RI, ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 05-01-2021 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2021 12:00 am UTC