Palembang, newshanter.com- Sriwijaya FC yang sudah tertinggal agregat 2-0 dari Persebaya United yang berganti nama Bonek FC sehari sebelum pertandingan, bisa lolos ke babak semifinal setelah Bonek memilih mundur dari pertandingan.
Jika SFC dan panpel diuntungkan dengan ulah Bonek ini, tidak demikian dengan penonton yang kecewa dan merasa dirugikan, karena hanya menyaksikan pertandingan tidak sampai 15 menit, padahal mereka sudah beli tiket mahal-mahal.
“Mano tiketnya lah mahal, asapan pulo, pertandingan cuma 15 menit. Rugi nian kami. Panpel harus bertanggung jawab, kami minta uang tiket kami dikembalikan,” ujar salah seorang penonton, Andi yang datang ke Stadion bersama pacarnya ini.
Dikatakan Andi, dia membeli tiket seharga Rp 40 ribu. Bersama pacarnya dia merogoh kocek Rp 80 ribu. Namun dia kecewa, tidak bisa menonton pertandingan.” Waktu ke Stadion jalan macet, mano tempat parkir dak katek, muter-muter dulu cari tempat parkir. Pas nyampai stadion, baru nak cari tempat duduk, pertandingan lah habis,” sesalnya.
Andi berharap, uangnya dikembalikan, karena tidak ada pertandingan yang disaksikannya.” Kalau begini, panitianya untung besar, penonton dirugikan, ” sesalnya.
Komentar sama dikatakan Romi. Dirinya datang bersama temannya sengaja untuk menyaksikan laga SFC. Romi bersama temannya membeli tiket tribun barat seharga Rp 40 ribu. Tapi dia sangat kecewa hanya menyaksikan pertandingan 15 menit.” Kalau pertandingam dibatalkan, seharusnya tiket juga dibatalkan dan uang kami dikembalikan,” ujarnya kecewa.
“Kalau panitia cuma ngejar keuntungan saja tanpa memikirkan penonton, lebih baik kami tidak usah nonton SFC lagi,” katanya.
Sementara itu Budiman mengatakan, ini merupakan resiko sebagai seorang penonton. Namun kalau panitia bijak seharusnya uang tiket dikembalikan.” Pertandingan cuma 15 menit, tidak sesuai dengan yg tertera ditiket. Karena tidak sesuai, harusnya uang kami dikembalikan,” ujarnya.
Pendapat berbeda diungkapkan pengusaha floris terbesar di Palembang, Novis.
“Kalo menurutku, itu namonyo faktor resiko. Siapo sangka laga berakhir cepat. Jadi, tidak ada kewajiban manajemen SFC untuk mengembalikan tiket. Kecuali, ado kebijakan khusus dari manajemen Sriwijaya FC untuk berbaik hati,” kata wartawan senior SFC ini.
Sementara itu Nadia Salsabilah mengatakan, perlu ditanyakan, apakah ridho atau tidak penonton. “Jika penonton tidak ridho, bisa ditanyakan dengan MUI, apakah uang yang dimakan panpel, haram atau tidak,” ujarnya. ( Hensyi Fitriansyah)





