AGAM.Newshater.Com. Warga masyarakat Nagari Kototuo Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam Sumatera Barat, akan membangun Jalan sepanjag 500 meter dari Jorong Kototinggi ke Jorong Koto Baru, Rumah Sirah. ” Untuk membangun jalan tersebut sudah tersedia dana sekitar 100 juta. Demikian dikatakan Walinagari Kototuo Kecamatan IV Koto, Agam Effendi DT Panggeran dalam acara Silahturahmi dengan perantau di kantor Wali Nagari, Jumat (24/07/2015).
Menurut Effendi, dengan dibangunya jalan dari Jorong Kototinggi ke Rumah Sirah, masyarakat kototinggi akan lebih dekat lagi ke Jalan Raya Bukittinggi Maninjau. Dalam pembangunan jalan ini kata Effendi tidak ada ganti rugi, untuk itu walinagari ini minta kepada warga kototuo untuk mengiklhlaskan tanahnya untuk dibuat jalan.
Selain akan membangun jalan Kototinggi tersebut, sehabis lebaran ini akan dicor jalan di kabun, sepanjang 80 meter. dengan di cor jalan di Kabun. Yang selama ini jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan mobil, akan bisa dilalui mobil. Ini akan memprsingkat jalan dari Jorong Caruak ke Jorong Galudua” kata Walinagari. Pembangunan lainya yang akan dilaksanakan di Kototuo dalam waktu dekat ini membangun gorong Gotong di Jorong, Pakan Usang dan Koto Baru.
Acara Silahturahmi ini dihadiri para perantau dan para pemuka adat. Berapa orang perantau dalam silahturahmi itu juga mengusulkan untuk membangun gapura selamat Datang dan Selamat Jalan di Nagari Kototuo. Namun dalam pembangunan Gapura selamat Datang Kototuo, ada kendala, karena batas wilayah yang belum selesai antara Nagari KOtotuo dengan Nagari Guguak Randah. Namun Wali Nagari akan membicarakan batas wilayah dengan yang terkait.
Menurut warga Kototuo kepada Newshanter.com, dulunya Selamat Datang Kototuo di Pendakian berpebatasan dengan Nagari Pakan Sinayan. Sedangkan gapura selamat jalan di Jembatan Besi berbatas dengan Nagari Balingka. Namun sudah puluhan tahun merek selamat datang KOtotuo itu sudah menghilang dan tidak pernah terlihat,” ujar warga.(NHO)





