Home / Kota Palembang / Kota Palembang Terima 10.000 Vaksin Dosis Pertama

Kota Palembang Terima 10.000 Vaksin Dosis Pertama

Palembang,newshanter.com – Kota Palembang terima kembali vaksin dosis pertama covid-19 jenis sinovac sebanyak 10.000 dosis pertama pada Minggu kedua di bulan Agustus ini. Setelah sempat kehabisan di Minggu pertama.

Pada Minggu kedua ini Palembang menerima dosis pertama 10.000 vaksin sinovac, yang di hanya di alokasi untuk sentral, dr. Mirza Susanty Kabid kesmas dinas kesehatan kota Palembang, masih sangat terbatas. Pasalnya animo masyarakat Palembang dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 di katakannya cukup tinggi.

Dalam pendistribusian vaksin di kota Palembang, di ungkapkan dr. Mirza terbagi menjadi 3 yakni 40 persen TNI Polri, 40 persen Dinkes yang akan di sebarkan ke 70 faskes vaksinasi, dan 20 persen alokasi sentral yaitu vaksinasi massal di ruang publik.

10.000 Dosis pertama yang di terima kota Palembang di sampaikan oleh dr.mirza merupakan alokasi vaksinasi sentral 20 persen, sedangkan alokasi khusus Dinkes hingga Minggu kedua belum di terima.

” Kita dapat alokasi vaksin perminggu tapi jumlah alokasi ya beda beda yang pasti alokasi untuk Dinkes itu 40 persen. Seperti sekarang itu ada 10.000 dosis yang di alokasi untuk sentral”. terangnya.

Terlepas keterbatasan vaksin sinovac yang di terima Palembang, di ungkapkan oleh dr. Mirza terdapat 16.000 dosis berlabel moderna yang di terima kota Palembang.

Namun di ungkapkannya, 10.000 dosis vaksin moderna akan dicadangkan untuk para tenaga kesehatan.

” Dari 23000 dosis vaksin moderna yang kita terima, 10.000 dosis kita cadangkan untuk nakes dan sisanya 13000 untuk umum, karena droping vaksin tahap pertama untuk nakes masih kurang”. ungkapnya.

Namun ketersediaan vaksin label moderna ini, di sampaikan dr. Mirza memiliki dampak KIPI lebih tinggi kebanding vaksin Covid-19 lainya.

Maka masyarakat umum yang ingin di vaksin menggunakan label moderna harus yang benar benar mau dengan mendaftarkan diri ke Dinkes, atau faskes yang menyediakan.

Bahkan penggunaan vaksin moderna di sampaikan juga di batasi dimana tidak seluruh rumah sakit menggunakan vaksin label moderna.

” Untuk vaksin moderna ini, KIPI ya tinggi tapi kalau untuk nakes sudah ngerti jadi gak masalah, jadi kalau untuk masyarakat kita membuka pendaftaran yang akan di lakukan secara massal atau di rumah sakit”, katanya.

Lebih lanjut, vaksin moderna di sampaikan belum ada anjuran bagi remaja hingga anak anak dari umur 18 tahun ke atas, namun sudah ada anjuran bagi ibu hamil, dan lansia.

” Untuk screening itu sama semua hanya untuk ibu hamil ada perbedaan, dan anak 12 tahun hingga 18 yang berbeda”, pungkasnya. (derla)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Tim Kalong Unit Reskrim Polsek Rawas Ilir Tangkap Spesialis Curat

Muratara, newshanter.com – Tim Kalong unit Reskrim Polsek Rawas Ilir menangkap BS ...