Home / Kota Palembang / Kominfo RI Launching Platform Digital Kemitraan Bagi KIM, Pesan Moril Ditjen Informasi, Komunikasi Kominfo RI Dan Kepala Diskominfo Sumsel

Kominfo RI Launching Platform Digital Kemitraan Bagi KIM, Pesan Moril Ditjen Informasi, Komunikasi Kominfo RI Dan Kepala Diskominfo Sumsel

Palembang, newshanter.com – Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) bersama dengan pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumsel melaksanakan launching dan bimbingan teknis (bimtek) platform digital kemitraan bagi komunitas infomasi masyarakat (KIM) yang dipusatkan di ballroom Arya Duta Palembang.

Kegiatan ini sendiri dihadiri langsung oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI Dr Usman Kansong, S.Sos.,M.Si, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI Hasyim Gautama, para pejabat dan pegawai Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel , Ketua Forum KIM Sumsel Prof ISNA Wijayani, dan para peserta bimtek lainnya.

Dikatakan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI Dr Usman Kansong, S.Sos.,M.Si, ini pada dahulu namanya kelompok informasi masyarakat, zaman dulu ini kelompok chan pir. Sekarang kita ubah menjadi komunitas informasi masyarakat.

“Kenapa komunitas, karena kita ingin membangun kemitraan secara lebih luas dengan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian, tujuannya adalah dalam menginformasikan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), dan pemerintah kabupaten/kota langsung kepada masyarakat.

Karena ini sudah di eranya digital, maka kita kemudian juga membangun aplikasi yang namanya KIM.id.

“Agar segala informasi dan segala kegiatan ini bisa upload di KIM, bahkan masyarakat ini bisa juga mendapatkan informasi apa yang disampaikan oleh KIM,” ungkapnya.

Dilanjutkannya,Ini menjadi penting agar informasi dari pusat itu cepat sampai kepada masyarakat, tentu saja kita menggunakan media, seperti televisi, radio, koran, dan lain-lain.

Tetapi kita butuh juga bertemu langsung dengan masyarakat, dan ini merupakan ujung tombak seperti yang sampaikan tadi.

“Dan juga tetapi kan karena sekarang perkembangan teknologi, kita ini kan kalau Kominfo juga menyiapkan infrastrukturnya, jangan sampai nanti ada blank spot di provinsi Sumsel,” katanya.

Menurut Kepala Diskominfo Provinsi Sumsel H Achmad Rizwan, S.STP.,M.M, sebagaimana kita ketahui pada tahun 2024 pemerintah RI melalui Kemenkominfo RI telah menargetkan 100 juta penduduk Indonesia untuk melek digital, dimana kegiatan ini telah dimulai pada tahun 2017.

“Seiring dengan hal tersebut dalam rangka mendukung kegiatan, maka Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik melalui Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik bersama Pemprov Sumsel, dan kabupaten/kota se Sumsel, melalui Diskominfo mengadakan launching dan bimtek pemanfaatan platform digital kemitraan bagi KIM,” bebernya.

Masih disampaikannya, Launching platfrom digital ini sangat penting, mengingat kedudukan lembaga KIM yang merupakan mitra pemerintah dalam penyebarluasan sosialisasi serta diseminasi informasi pembangunan secara timbal balik dan berkesinambungan.

“Serta menjadi forum media pelayanan komunikasi dan informasi pemerintah dan pembangunan, serta sebagai wahana informasi antar anggota KIM, dari KIM kepada pemerintah, dan dari pemerintah ke masyarakat,” jelasnya.(ton)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Dies Natalis Polsri Ke-40, Polsri Bawa Transisi Energi Fosil Ke Energi Baru Terbarukan Menuju Karbon Netral 2060

Palembang, newshanter.com – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menggelar dies natalis ke-40 dengan ...