Ketua Yayasan Akademi Kebidanan di Padang Ditemukan Tewas di Hotel

ilutrasi

Padang, Newshanter,- Ketua Yayasan Akademi Kebidanan Puti Bangsa Pariaman, Ahmad Yani ditemukan tak bernyawa di salah satu kamar Hotel Mercure, Padang Barat, Kota Padang, Rabu (26/08) malam.

Belum diketahui penyebab tewasnya mantan anggota DPRD Padang Pariaman itu. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan.Salah seorang keluarga korban, Jon yang ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar menjelaskan, korban sudah satu pekan berada di Jakarta untuk urusan yayasannya.

“Biasanya kalau setiba di Padang atau di bandara selalu menghubungi keluarga. “Tetapi namun kali ini tidak ada kabar sama sekali. Dari keterangan yang kami kumpulkan beliau dari bandara ke Mercure dengan taksi,” tuturnya.

Kemudian pihak keluarga diberitahu Wakil Ketua Partai Golkar Sumbar itu sudah meninggal dunia dan dibawa ke RS Bhayangkara. “Itu saja yang baru kami dapatkan informasi,” lanjutnya

Kini Polisi tengah menyelidiki penyebab tewasnya Ketua Yayasan Akademi Kebidanan Puti Bangsa Pariaman, ini. Dugaan sementara akibat penyakit yang dideritanya. “Keterangan sementara dari pihak keluarga korban menderita sakit asam lambung,” ujar Kapolsek Padang Barat, Kompol Sumintak.

Ia menjelaskan korban awalnya ditemukan tak bernyawa oleh petugas hotel. “Ia chek in malam, dan harusnya chek out Rabu siang, tetapi tak kunjung keluar kamar, sehingga petugas hotel melakukan pemeriksaan,” lanjutnya.
Saat itulah dijumpai korban tak bernyawa dengan posisi duduk dan kepala tertekun ke meja. Lalu petugas hotel menghubungi kepolisian. Ia dan Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana datang ke TKP dengan sejumlah anggota.

Pihak kepolisian, juga memeriksa rekaman CCTV hotel tersebut. ” Ada 6 titik. Mulai dari parkir hingga ke kamar. Diketahui korban masuk ke hotel sendirian, dan pintu kamar terkunci dari dalam,” tutur Sumintak

Hanya saja pihak keluarga menolak dilakukan visum terhadap jasad mantan anggota DPRD Padang Pariaman itu. Untuk itu pihaknya akan memperdalamnya melalui keterangan beberapa saksi.(SGl/NHO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *