Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia Sumsel Periode 2023-2026 Resmi Dilantik, Ini Pesan Yang Disampaikan Untuk Masyarakat Transportasi Indonesia

Palembang, newshanter.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini diakhiri langsung oleh Kepala Dishub Provinsi Sumsel Ari Narsa mewakili pemerintah provinsi (pemprov) Sumsel menghadiri acara pelantikan Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Sumsel periode 2023-2026 yang dipusatkan di ruang rapat Parameswara Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Selasa (20/6/2023).

Dikatakan Kepala Dishub Provinsi Sumsel Ari Narsa, sebagaimana diamanatkan didalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 22 Tahun 2029 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, bahwa lalu lintas dan angkutan jalan mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan umum.

“Selain itu juga, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, dimana negara bertanggung jawab atas lalu lintas dan angkutan jalan,” ujarnya.

Kemudian, sehingga pemerintah melaksanakan pembinaan dalam rangka mewujudkan pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib, lancar dan terpadu. Dengan moda angkutan yang dapat mendorong perekonomian nasional, memajukan kesejahteraan umum, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Selain itu juga dapat mampu menjunjung tinggi martabat bangsa, sehingga penyelenggaraan lalu lintas dapat terlaksana dengan selamat, aman, tertib, lancar, efisien dan serta dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, transportasi diibaratkan sebagai urat nadi kehidupan yang mempunyai peranan sangat penting dalam kemajuan suatu wilayah. Dimana keberadaan moda transportasi darat, laut, sungai, udara, dan kereta api yang mampu terintegrasi dengan baik merupakan salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan jasa transportasi.

“Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin cepat, dan semakin pesat, serta diiringi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang kian meningkat, berdampak juga terhadap semakin kompleknya permasalahan-permasalahan transportasi yang muncul secara dinamis,” katanya.

Menurut Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat Tory Damantoro, dimana saya sangat berbahagia sekali dimana Masyarakat Transportasi Indonesia kembali melakukan kegiatan disini, dimana ada dua kegiatan, yakni pelantikan dan Fokus Group Discussion (FGD). Bahwa memang benar untuk Masyarakat Transportasi Indonesia ini ada 25 wilayah di seluruh Indonesia.

“Saya sangat senang sekali karena pelantikan ini adalah merupakan pelantikan yang pertama untuk tahun ini setelah ada 5 wilayah melakukan musyawarah, ini adalah pelantikan yang pertama,” imbuhnya.

Masih dilanjutkannya, ini menunjukkan bahwa Masyarakat Transportasi Indonesia sebagai organisasi profesi ini memang benar berjalan terjadi regenerasi. Terima kasih saya ucapkan sebesar-besarnya kepada prof Erika Buchori yang sudah menginisiasi pembentukan Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Sumsel, yang juga beliau telah memimpin selama 3 periode.

“Saya yakin Prof Erika tidak akan lepas, dan tetap akan aktif di Masyarakat Transportasi Indonesia Sumsel. Karena tantangan Sumsel khususnya kota Palembang itu akan terus meningkat, sekarang sudah ada LRT,” ucapnya.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Sumsel Periode 2023-2026 Ir Hj Hardayani Haroeno, M.T, sebagaimana kita ketahui Masyarakat Transportasi Indonesia didirikan di Jakarta pada tanggal 21 Desember 1995, merupakan organisasi profesi yang menghimpun para pakar, akademisi, praktisi, dan birokrat. Dimana yang terdorong oleh kesadaran tanggungjawab sosial sebagai anggota masyarakat.

“Dimana yang berkehendak dan bertekad untuk mendukung serta menempatkan diri sepenuhnya dalam pembangunan transportasi nasional yang berkelanjutan, dan saat ini telah 25 Masyarakat Transportasi di seluruh Indonesia,” bebernya.

Masih disampaikannya, dimana kita nanti akan memberikan masukan untuk master plan transportasi, jadi ada konektifitas dan ada kenyamanan. Dengan adanya kenyamanan itu maka minat masyarakat jadi lebih tinggi daripada sekarang. Kalau untuk pengawasan transportasi diperairan, kalau saat ini masih dikelola oleh Dishub.

“Kalau dari Masyarakat Transportasi Indonesia sendiri juga mengawasi juga diperairan, dan saat ini memang kita masih koordinasi dengan Dishub. Kalau untuk diperairan memang saat ini jarang terjadi kecelakaan, kalaupun ada kita akan mengadakan koordinasi kepada Dishub,” jelasnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *