Palembang, newshanter.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima kepengurusan Badan Musyawarah Keluarga Minang Kabau (BMKM) Sumsel yang dilaksanakan kemarin sore di terima di ruang tamu Gubernur Sumsel di Kantor Gubernur Sumsel.
Ketua BMKM Sumsel Apt Drs H Noprizon M Biomed saat ditemui usai pertemuan dengan Gubernur Sumsel mengatakan dimana kami dari BMKM Sumsel telah bertemu dengan Gubernur Sumsel untuk melaporkan hasil dari kita melaksanakan musyawarah besar (mubes) Sumsel.
“Artinya kita pemilihan pengurus baru telah kita laksanakan beberapa waktu yang lalu, dimana sudah terbentuk ketuanya, dan untuk pengurusnya sendiri belum, dan ini yang kita laporkan,” ujarnya.
Kemudian, tujuan kita ke Gubernur selain melaporkan hasil melaksanakan mubes, kita juga melaporkan untuk melaksanakan festival di Pagaruyung di Sumatera Barat. Dimana itu merupakan suatu kegiatan tahunan yang kita laksanakan.
“Mungkin nanti Gubernur Sumsel akan ikut serta dalam festival itu mengirimkan team-team dari Sumsel,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, dimana kegiatan itu bisa untuk umum, artinya disana kita kan menggiatkan pariwisata dari Sumatera Barat. Sehingga jika lebih banyak orang dari sini yang datang lebih bagus lebih, sehingga pariwisata akan meningkat kunjungannya, jadi boleh untuk umum.
“Dimana pokok kita ketemu dengan Gubernur Sumsel adalah mubes dan kegiatan kesenian di kerajaan Pagaruyung Sumatera Barat,” katanya.
Masih dilanjutkannya, dimana dari sini akan mengirimkan team juga yakni team keseniannya kesana. Kita ini kan sebenarnya diberikan penghargaan oleh orang Sumatera Barat karena keberhasilan kita waktu menyelenggarakan mubes beberapa waktu yang lalu.
“Akhirnya diberikan kepercayaan kita untuk memandu di Pagaruyung yang akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan, insya Allah Gubernur Sumsel akan hadir,” imbuhnya.
Masih disampaikannya, konsep kegiatan yang di Pagaruyung itu akan menampilkan kesenian dan kebudayaan berupa festival. Nanti raja-raja seluruh Indonesia yang ada rajanya akan datang, seperti kota Palembang, Raja Sriwijaya, dan dari yang lain akan datang. kalau untuk keluarga Minang kabau di Sumsel secara akurat belum bisa kita pastikan.
“Tapi kalau kita kalkulasikan secara kasarnya biasanya 2 persen dari masyarakat provinsi Sumsel,” bebernya.(ton)
