Kecelakan Maut di OKU Timur, PNS OKI dan Warga Palembang Tewas

OKU TIMUR. Newshanter.com. — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera Kabupaten OKU Timur tempatnya di wilayah Barito Sungai Tuha Kecamatan BP peliung Jumat (28/12/2018 sekitar pukul 15.30.

Akibat Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan pribadi jenis Daihatsu Terios warna Putih dengan nomor polisi BG 1560 ZF dikemudikan Korban Ali Topan pegawai PNS BPN OKI, warga Lorong Sejahtera Soak Sumpur Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame Palembang, dengan truk canter warna kuning nomor polisi BE 9931 CPdikemudikan Mustopa mengakibatkan tiga korban meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.

 

Menurut Informasinya yang diproleh kecelakaan maut tersebut berawal ketika Ali Topan bersama lima anggota keluarganya masing-masing Teswi, Eki Susanti, Aki Idrus Muhammad Faisal dan Asmia Rostati melaju dari arah Baturaja menuju Martapura.

Setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di sebuah jalan tikungan, mobil yang dikemudikan Ali topan tersebut berusaha mendahului mobil minibus warna hitam.

Namun pada saat bersamaan dari arah berlawanan satu unit truck Mitsubishi Canter warna kuning yang di kemudikan Mustopa dari arah Martapura menuju kearah Baturaja OKU.Karena jarak sangat dekat, Truk Canter berusaha menghindar dengan keluar dari badan jalan.

Namun lakalantas tidak bisa dihindari dan menghantam bagian depan kedua kendaraan sehingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia masing-masing Ali Topan meninggal dunia di TKP, Teswi Vilianti dan Aki Susanti meninggal di RSUD Martapura.

Sedangkan penumpang lainnya Ali Idrus mengalami luka robek pada bagian wajah, dan Muhammad Faisal mengalami luka robek pipi sebelah kanan.Asmia Rostati mengalami memar di bahu kiri dan Mustopa mengalami luka robek di bagian belakang telinga kanan serta memar di dada kiri.

“Korban sudah dibawa ke RSUD Martapura untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya didampingi Kasatlantas Polres OKU Timur Beni Nofiza SE ketika dikonfirmasi.

Adapun kerugian akibat kejadian tersebut mencapai hingga Rp 60 Juta.

Selain mengamankan pengemudi truk canter, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk proses lebih lanjut.(red1)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *