PEKANBARU.Newshanter.com – Menindaklanjuti adanya informasi bahwa ada tambahan satu pasien positif corona di Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, langsung melakukan klarifikasi ke pihak Kementerian Kesehatan. Dari hasil klarifikasi tersebut, ternyata satu pasien yang dinyatakan positif corona tersebut bukan berasal dari Riau.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, biasanya jika ada pasien yang positif corona, maka terlebih dahulu pihaknya mendapat hasil laboratorium dari Kementerian Kesehatan. Namun kali ini pihaknya tidak mendapatkan hasil laboratorium tersebut, hal inilah yang membuat pihaknya melakukan klarifikasi langsung.
“Kami sudah klarifikasi soal informasi penambahan satu pasien positif corona. Ternyata pasien tersebut bukan dari Riau, melainkan provinsi lain,” kata Mimi didampingi Kepala Diskominfotik Riau Chairul Risky.
Dengan begitu, lanjut Mimi, saat ini hanya ada satu pasien yang positif corona di Riau. Sementara itu, pasien suspect corona di Riau sejak 3-19 Maret berjumlah 28 pasien. Dari jumlah 28 pasien tersebut, 10 di antaranya sudah pulang karena negatif corona sedangkan 18 di antaranya masih menjalani perawatan.
“Ke 18 pasien tersebut saat ini dirawat di beberapa rumah sakit di Riau. Di antaranya di Bengkalis 3 pasien, RSUD Arifin Achmad 4, Awal Bros Sudirman 2, RS Ibnu Sina 1, Eka Hospital 4, Awal Bros A.Yani 3, RSUD Dumai 1 pasien,” jelasnya.
Jumlah OPD Naik
Update data pantauan virus Corona (COVID-19) di Riau terus terjadi peningkatan. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 3.277 orang.
Data tersebut dilansir situs resmi Pemprov Riau corona.riau.go.id Kamis (26/3/2020). Jumlah OPD 3.227 ini naik dibanding sehari sebelumnya 2.438 orang.
Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 70 orang. Sebanyak 50 orang masih dalam perawatan. Sementara 20 orang sudah pulang dinyatakan sehat.Kasus positif corona masih tetap 1 orang. Ini merupakan warga Pekanbaru pria usia 60 tahun yang ikut tablig akbar di Malaysia.
Dalam pencegahan wabah corona ini, Gubernur Riau Syamsuar bersama tokoh lintas agama, MUI, Forkompinda telah sepakat agar masyarakat melaksanakan ibadah di rumah.
Besok juga ditiadakan salat Jumat yang diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing. Selain itu Riau juga akan dijadikan tempat pintu masuknya deportasi para TKI dari Malaysia lewat pelabuhan di Kota Dumai.(tim)
