Jalan Alternatif Muara Api-Simpang Dipagar Oleh Warga

iobjek wisata di painan begitu indah..

PAINAN, — Bu­pati Pessel, H Nasrul Abit merasa kecewa dan menye­salkan masih ada gangguan pembangunan jalan alter­natif dari Muara Api menuju Simpang, Kenagarian Gu­run Panjang, Kecamatan Bayang, Pessel sepanjang 3,5 km. Pasalnya, adanya yang mengaku pemilik tanah pa­da saat pekerjaan jalan te­ngah dilaksanakan, jalan tersebut di pagar dengan kawat berduri.

H Nasrul Abit meminta Camat dan Walinagari serta Kerapatan Adat Nagari agar permasalahan pemba­ngu­nan jalan tersebut dapat diselesaikan melalui musya­warah. Bila masih tetap ber­masalah yang akan rugi mas­yarakat dan Pemda Pessel, apalagi pembangunan jalan tersebut menelan dana mi­liaran rupiah.

Ironisnya, sejak pem­bukaan jalan dan pem­bua­tan tali bandar sisi jalan pada tahun 2003 lalu dengan lebar jalan sekitar 15 meter tidak ada masalah sete­lah ganti rugi dilakukan. Na­mun setelah jalan terbuka ada­nya saja yang mengaku pe­milik tanah juga meminta hal yang sama (ganti rugi, red).

Kemudian kelanjutan, pembangunan jalan kembali dilaksanakan pada 2006 juga muncul masalah yang seru­pa, pada tahun 2015 ini kembali dilanjutkan pem­ba­ngunannya, namun ter­kendala jalan tersebut dipa­gar dengan kawat berduri pada saat tengah dikerjakan pengerasannya.

H Nasrul Abit, dihada­pan ratusan orang jemaah Masjid Baitus Sholihin, Pasar Baru Bayang, dalam kunjungan Safari Ramadan khusus, Sabtu (11/7) menga­takan, pembangunan jalan tersebut sangat besar mam­faatnya bagi masyarakat, terutama untuk menekan kemacetan lalulintas dari arah Padang- menuju Pai­nan, apalagi jalan itu akan difungsikan sebagai jalan nasional bagian barat Su­matera melalui Pessel, arti­nya dengan adanya jalan tersebut Pasar Baru me­miliki jalan dua arah ten­tunya kemacetan bakal da­pat teratasi.

Daerah Kabupaten Pe­sisir Selatan salah satu dae­rah di Sumbar sebagai daerah wisata dan padat lalulintas. Bahkan kun­jungan wisatawan terus me­ningkat mencapai puluhan ribu orang setiap bulan, maka untuk menghindari kema­cetan lalulintas tentu dibu­tuhkan kesiapan sarana per­h­ubungan yang memadai, lancar dan aman, maka Pem­da Pessel berharap agar pembangunan jalan ini dapat diselasaikan. “Hal ini jelas menuntut dukungan semua pihak terutama ninik mamak, tokoh masyarakat pemerintahan nagari dan pemerintahan kecamatan,” ujar H Nasrul Abit. (Haluan)

Pos terkait