Home / breaking / Ir. H. Mun’ im : OKI Salah Satu Daerah Yang Mendapat Tambahan DID

Ir. H. Mun’ im : OKI Salah Satu Daerah Yang Mendapat Tambahan DID

# Gubernur Sumsel Apresiasi OKI Dalam Penanganan Covid 19

KAYUAGUNG (OKI), Newshanter.com – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapat apresiasi dari Gubernur Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Herman Deru.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Sumsel pada pembukaan HUT OKI Ke – 75 dalam sambutannya digedung DPRD OKI, Minggu (11/10) kemarin.

Dalam kesempatan itu Gubernur memuji keberhasilan Kabupaten OKI dalam penanganan Pandemi Covid 19 dan patut memberi apresiasi. Keberhasilan tersebut tentunya tidak lepas dari peran pemerintah Kabupaten OKI dan Bidang Kesehatan yang dinaungi oleh Dinas Kesehatan dan jajaran Puskesmas bergerak bersama secara serentak dalam penanggulangan covid-19 dengan ODP Center di teluk gelam sebagai central pengendalian peanngulangan kasus covid-19, Senin (11/11).

Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan,  Ogan Komering Ilir termasuk daerah yang mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 dan patut mendapat apresiasi oleh pemerintah propinsi.

“Untuk Ogan Komering Ilir dianggap mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 berkat kolaborasi semua elemen, Pemerintah dan masyarakatnya”, ungkap Deru.

Kepala BPKAD OKI Ir H. Mun’im, MM mengatakan OKI menjadi salah satu daerah yang mendapat tambahan DID di Indonesia. Adapun penetapannya berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (Permenkeu RI) No.87/PMK.07/2020 tentang pengelolaan Dana Insentif Daerah (DID) tambahan tahun 2020. Dana Insentif yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut diberikan dalam rangka pemulihan ekonomi berdasarkan indikator tertentu”, imbuh mun’im.

Mun’ im menjelaskan komponen penilaian pemerintah pusat terhadap daerah dalam melakukan percepatan penanganan Covid 19 antara lain penyampaian laporan penyesuaian APBD Tahun 2020, laporan kinerja bidang kesehatan, untuk pencegahan Covid-19, serta pelaksanaan jaring pengaman sosial/ekonomi bagi warga terdampak Covid-19.

“Pemberian DID tambahan itu bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada 171 pemerintah daerah se-Indonesia. Kriteria penilaian pemberian DID lainnya mencakup nilai epidemiologi, dan inovasi daerah menghadapi tatanan new normal, serta kemampuan daerah menekan kurva penyebaran Covid-19″,jelasnya.

Lanjut Mun’ im, adapun Dana Insentif Daerah (DID) tersebut senilai total Rp.14,90 milyar dan Dana insentif tambahan dapat digunakan untuk pemulihan ekonomi daerah seperti penguatan UMKM dan koperasi”,ungkapnya. (BPKAD/Salim)

About Salim NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

RSOMH BUKITTINGGI ZERO KASUS TERKONFIRMASI POSITIF COV19 HARI INI

Bukittinggi, News Hanter.com – sampai saat ini wilayah Bukittinggi Kasus terkonfirmasi positif ...