Home / Kota Palembang / Ini Yang Diinginkan Oleh Tokoh Masyarakat, Jalur Tercepat Untuk Pengembangan Wisata

Ini Yang Diinginkan Oleh Tokoh Masyarakat, Jalur Tercepat Untuk Pengembangan Wisata

Palembang, newshanter.com – Dimana Dewan Pengurus Daerah (DPD) Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima tokoh dari Semendo yakni masyarakat Semendo datang ke saya sebagai MASATA.

Dimana dia minta tolong katanya sekian puluh tahun yang lalu, pernah dirintis itu jalan dari Tugu Nanas Prabumulih itu sampai ke simpang MEO, demikian diutarakan ketua DPD MASATA Sumsel Herlan Asfiudin saat ditemui disalah satu cafe di Palembang.

Dikatakan Herlan Asfiudin, dimana simpang MEO ini jalan tercepat untuk menuju Air Terjun Bedegung. Jadi tidak lewat Muara Enim, tidak lewat Tanjung Enim, dia langsung memangkas, dan inilah jalan tercepat.

Sekarang karena waktu kemarin, waktu puluhan tahun lalu itu tidak sependapat dengan pemerintah daerah (Pemda) Muara Enim, kehendak masyarakat itu agak benturan dengan Pemda Muara Enim, sehingga dihentikan oleh Pemda Muara Enim.

“Sekarang masyarakat itu kepengen dibuka akses itu, karena ini potensi wisata sangat hebat,” ujarnya.

Kemudian, dimana tokoh masyarakat tersebut meminta kepada saya sebagai ketua DPD MASATA Sumsel kalau bisa memperjuangkan jalan tersebut.

Kita akan siap, kita akan ketemu Bupati, akan kemukakan dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru, jadi itu memang sangat potensial.

Tengah hutan baru jalan dibuka, yang pasti kalau sudah ada jalan, itu jalur ekonomi akan bagus, dan ekonomi masyarakat setempat akan bergerak.

“Untuk jalurnya sendiri hampir 100 kilometer, ya namanya pemerintah bertahap. Misalnya pertama bisa dilakukan pengerasan, tahun depan apa lagi yang dikerjakan,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, dimana bisa dilakukan oleh APBD kabupaten Muara Enim, oleh APBD provinsi Sumsel ditambah APBN pusat, dilakukan secara bersama-sama atau gotong royong.

Mungkin lebih dari 10 tahun, sebelum Bupati yang baru kemarin, karena mereka belum ada jalan, mau kemana mereka.

Dimana tokoh masyarakat Muara Enim itu sendiri kawan baik saya, dan dia datang ke saya. Dimana kawan atau tokoh masyarakat itu sendiri pernah survey bersama dengan Bupati puluhan tahun yang lalu.

“Sayang kalau jalur namanya jalur wisata sudah dibuat ke simpang MEO ini tidak perlu lagi,” katanya.

Masih disampaikannya, mungkin bisa memangkas sekitar 50 sampai 60 kilometer, daripada kalau muter lewat Muara Enim dan Tanjung Enim. Dengan catatan ini kabarnya tidak adalah sungai, jadi tidak perlu jembatan, semuanya adalah jalan darat.

Kita kan orang MASATA ya berkewajiban untuk menampung, karena berkewajiban mengembangkan wisata di Sumsel, kalau itu terjadi luar biasa untuk pariwisatanya.

Makanya kita antusias juga, apa perlu kita dalam waktu dekat ini akan lakukan survey lagi dengan masyarakat Muara Enim tadi.

“Hutan disana, hutan semua, tanpa hambatan rumah-rumahan disana, tidak ada, sedangkan hutan tersebut memang punya orang, dan dibebaskan,” bebernya.

Masih dilanjutkannya, kemarin sudah ada jalan dibebaskan, sudah ada jalannya, tapi jelek nian, dan untuk lebar jalannya sendiri 8 meter ada. Jadi untuk jalur alternatif siapa ingin cepat ke simpang MEO, termasuk bisa tembus ke Baturaja.

Kita salurkan ke yang benar, bisa ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pekerjaan Umum (PU) ini cuma awalan saja.

Ada orang datang kesini, awalnya saja, tapi secara teknis itu pemerintah yang berwenang, yakni Dinas PU, Bappeda, dan lain-lain ikut turun tangan juga.

“Kalau kita ini cuma berfikir bagaimana ekonomi bergerak, dan jalur wisata bagus itu saja tidak ada kepentingan yang lain,” jelasnya.(Vin)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Komentar Terbaru

    loading...




    Komentar Terbaru

      x

      Berita Lain

      Sekda dan Kabid SDA PUPR Kota Palembang Tinjau Jalan dan Rumah Tergenang Air, Pemkot Palembang Akan Menambah 2 Pompa Mobile

      Palembang, newshanter.com – Sekretaris Daerah Kota Palembang (Sekda) Drs. Ratu Dewa, M.Si ...