KAYUAGUNG, –Newshater.com Terjadi perampokan yang menewaskan sopir bus Putri Tunggal Nomor polisi (Nopol) BG 7374 AC, Tirka Wiria alias Ayik (40), Senin (30/3/2015) yang terjadi di antara Jalan Raya Desa Air Rumbai dengan Desa Air Pedara Kecamatan Pangkalan Lampam OKI. Menjadi atensi khusus dari jajaran Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dan Polres Ogan Komering Ilir (OKI).
Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIk melalui Wakapolres Kompol M Adil SIk mengatakan, pelaku kini menjadi atensi khusus pihak kepolisian, karena kasus ini baru pertama kali terjadi di Kabupaten OKI. “Sejak kantor Polres OKI berdiri baru kali ini, kejadian pembajakan bus kota,” kata Kompol Adil. Apalagi, disertai dengan penembakan hingga menewaskan seorang sopir.
Dengan kerja keras Tim Reskrim Polres OKI, telah berhasil mengidentifikasi identitas pelaku. “Salah satu pelaku namanya sudah kita kantongi dan kediaman pelaku sempat kita datanginya ternyata pelaku sudah melarikan diri,” kata Adil seraya berucap pelaku tak jauh dari Desa Sunggutan Penanggoan Duren desa korban yang ditembak.
Ketika ditanya nama yang dicurigai, Kompol Adil belum menyebutkan identitasnya, karena untuk kepentingan penyelidikan dan takutnya pelaku terburu kabur. “Setelah kejadian itu, penyidik baru memeriksa 6 orang saksi. Mengingat ciri-ciri pelaku ada yang mengetahuinya sehingga pelaku menggunakan penutup wajah,” ujar Adil.
Ketika ditanya apakah motif peristiwa tersebut murni perampokan? Ataupun ada kaitan dengan unsur dendam diantara sopir mobil atau pemilik mobil Putri Tunggal. Adil mengungkapkan itu bisa saja terjadi, bisa murni perampokan dan bisa dendam. Tetapi kasus ini masih dalam penyelidikan dan menjadi atensi khusus kepolisian.
“Kasus ini menjadi atensi khusus Polres OKI dengan bak up oleh Direktorat reserse kriminal umum Polda Sumsel,” tutur Adil seraya berucap polisi targetkan secepatnya kasus ini terungkap dan tak lepas dari kerja sama dari masyarakat untuk memberikan informasi keberadaan pelaku tindak kejahatan yang ada di wilayah Bumi Bende Seguguk.
Ditambahkan Kapolsek Pangkalan Lampam Ipda Hamari, sekarang ini Tim Buser Polsek dan Polres serta Polda Sumsel masih melakukan pengejaran terhadap seseorang yang dicurigai. “Polisi sudah menggrebek yang dicurigai pelaku di rumahnya, namun pelaku tidak berada di rumah karena sudah kabur,” timpal Amari.
Untuk diketahui berita sebelumnya Bus Kota Putri Tunggal jurusan Tulung Selapan – Palembang Nomor Polisi (Nopol) BG 7374 AC di sopir Tirka Wiria alias Ayik (40) warga Desa Sunggutan Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan bersama 12 penumpang dibajak oleh 5 kawanan perampok bersenjata api, Senin (30/3/2015).
Aksi keganasan perampok bersenjata tadi, tepatnya di Jalan Raya Pangkalan Lampam diantara Desa Air Rumbai dengan Desa Air Pedaro. Sehingga menewaskan sopir Ayik di tempat kejadian. Karena laras panjang milik perampok mengarahkan ke bagian dada kiri dan kepalanya hingga tewas. Tak urung, laju kendaraan terhenti seketika. Aksi kawanan perampok tak sampai disitu saja, seluruh penumpang dipaksa untuk memberikan barang berharga mereka satu persatu dilucuti dengan ancaman senjata api jenis revolver.
Padahal, ditempat kejadian ini, kerap kali terjadi perampokan baik itu pengendara sepeda motor yang menjadi sasarannya sampai mobil pribadi dan kini bus kota yang menjadi sasaran empuk kawanan perampok. Kendati demikian, petugas kepolisian lamban melakukan tindakan maupun kontrol di lokasi yang dianggap rawan perampokan bersenjata. Sehingga, perampok tak segan-segan untuk melukai bahkan membunuh para korbannya yang melawan. (lim)





