
SUMSEL,Newshanter.com,- Setelah kurun kurang lebih tiga hari kabut asap sempat menipis, namun asap kembali menebal, Sabtu (19/9/2015). Pantauan Newshanter.Com, jika biasanya kabut asap terlihat pada pagi hari, namun kali ini justru asap menebal pada siang hari.
Berapa warga mengatakan
sejak musim kabut asap hari ini kabut Asap paling parah, jembatan ampera dari masjid agung terlihat samar samar. ‘”Kalau kemaren kemarn ndak cak ini,” ujarnya.
Sementara Romi warga Pekan Barum yamgb sudah tiga hari di Palembang, menhgatakan ini sudah sama kabut asap di Pekan baru. ” Tapi di Palembang ini warga tidak pakai masker. Caknyo wong palembang tahan asap” ujar sambil bercanda.
Bahkan dari jarak sekitar 100 meter Jembatan Ampera nyaris tak terlihat karena dalam kepulan asap. Para warga yang berpergian membawa kendaraan pun diimbau untuk menghidupkan lampu (Light on) sebagai penerangan ketika melintas di jalan raya.
Sementara itu Muaradua kabut asap kebakaran hutan dan lahan kini juga terlihat menyelimuti langit kota Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, Sabtu (19/9/2015).Pantauan di lapangan, walaupun hari mendung namun cuaca panas masih terasa.Itu disebabkan akibat kabut asap yang menyelimuti langit di wilayah kota Muaradua dan sekitarnya.
Kabut asap ini terjadi sejak pagi sekitar pukul 09.00 Wib.
Sejumlah pemukiman penduduk, perkantoran Pemkab yang pada hari biasanya nampak terlihat jelas, namun hari ini yang terlihat hanyalah kabut asap dan beberpa bangunan yang samar-samar.
Begitu pula dengan perbukitan di seputaran wilayah Muaradua dan Kecamatan sekitarnya tidak nampak terlihat jelas akibat kabut.
“Hari ini kabut nian, berbeda dengan hari-hari kemaren. Biasanya langit di sini tidak seperti sekarang. Lagi pula udara yang kita hirup juga terasa bau asap,” kata Rahimin, salah seorang warga Muaradua.(fil/SP)





