Palembang, newshanter.com – Pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini di hadiri oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Drs H Nelson Firdaus menghadiri kegiatan halal bihalal Keluarga Besar Silaturahmi Sahabat Lama Sumsel bekerjasama dengan Universitas Tridinanti Palembang 28 Syawal 1444 Hijriyah/2023 Masehi.
Adapun tema yang diambil dalam acara halal bihalal ini adalah “Dengan pertemuan ini lebih mempererat tali silaturahim diantara kita, saling maaf memaafkan, temu kangen mengingatkan saat masih bekerja dahulu”. Kegiatan ini dipusatkan di auditorium menara Universitas Tridinanti Palembang.
Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya mengatakan alhamdulillah kita sama-sama diberi kesehatan, kekuatan, dan kesempatan sehingga kami kemarin dapat berkumpul dalam rangka silaturahmi di bulan Syawal 1444 Hijriyah.
“Dimana pada bulan ini kita dibukakan pintu untuk saling ramah tamah. Dimana saya dalam sehari mungkin bisa lebih dari 5 panggung, tapi di panggung satu ini saya harus bisa berhati-hati,” ujarnya.
Kemudian, pasti didalam keseharian itu ketika kami masih menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) jabatannya, ada saja ketidaksempurnaan yang kami perbuat, mungkin yang kami lakukan, tolong di forum ini saya mohon maaf dalam rangka silaturahmi ini.
“Atas nama keluarga, pemprov Sumsel mengucapkan minal aidin wal’faizin mohon maaf lahir dan batin. Terkhusus saya pribadi terima kasih atas bimbingannya, saat ini saya benar jabatan Gubernur,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, tapi tentu bapak/ibu tetap menjadi guru bagi saya, seperti diberi bimbingan, asuhannya, ada lebih dan kurang mohon saya di sapa, mungkin di sarankan, ataupun di tegur kalau memang ada yang kurang pas dirasakan. Sebab berjalannya era demi era, periode demi periode, dinamis mewarnai komunikasi ini.
“Kadang-kadang kita mau membuat mate dari setiap situasi tentu tidak mudah kadang-kadang. Sebagai contoh masalah jadwal saja, pada saat terutama pertama kali dibentuk ditempat yang sama, dan saya kebetulan tidak bisa hadir,” katanya.
Menurut Ketua Dewan Forum Keluarga Besar Silatusalama Sumsel Prof Machmud Hasjim, beliau ini didalam ruangan ini adalah yang tertua yakni di usia 80 tahun, dan ditempat beliaulah lahirnya Silatusalama pada tahun 2016. Beliau ini juga salah seorang penggagas bersama-sama dengan Suhaimi dan juga H Taufiqurahman Almarhum.
“Alhamdulillah kemarin dihadiri oleh para tertua di Forum Keluarga Besar Silatusalama seperti Sofan Sofyan, Ir H Eddi Santana Putra, Ir H Ishak Mekki, Hj Asmawati, dari pemprov Sumsel dan undangan lainnya,” imbuhnya.
Masih disampaikannya, jadi kelahiran daripada Silatusalama yaitu Silatusalama ini adalah Forum Silaturahim sahabat lama, kalau dahulu awalnya lahir anggotanya itu adalah semuanya yang sudah pensiunan, yang salah satunya adalah yang sudah berumur.
“Tapi perihal usia ini sudah dinaikkan lagi, dimana untuk usia lanjut itu sudah tidak di atas 70 tahun, bahkan katanya umur diusia 70 tahun itu masih remaja, yang penting bagi kita mereka semua masih diberikan kesehatan bagi kita, dan itu yang paling patut kita syukuri,” bebernya.(ton)
