Sumbar.Newshanter.com. Menyelang Hari Idhul Adha 2017 ,Jumat (10.09/2017) pukul pukul 00.06.54 dinihari Gempa berkekuatan 6,2 SR menguncang Kepulauan Mentawai,B Sumatera Barat . Akibat gempa tersebut warga yang rumahnya digoyang gempa berhamburan keluar rumag
Berdasar informasi yang dirilis BMKG, pusat gempa berada di kedalaman 10 Km laut 80 km Timur Laut Kepulauan Mentawai Gempa dirasakan hingga Padang, Bukit Tinggi, Padangpanjang, Kepahiang, Muko-Muko, Bengkulu Utara.Kabarnya gempa ini tidak menimbulkan tsunami.Belum diketahui apakah gempa ini menimbulkan kerusakan parah di lokasi terdampak.
Menurut data BMKG, selama Agustus 2017, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, dan Sumbar, dua kali diguncang.
Yakni 16 Agustus, berkekuatan 5,4 SR, pusat gempa 22 Km di Laut 44 km tenggara Kepulauan Mentawai.Lalu 13 Agustus, berkekuatan 6,6 SR, pusat 10 Km di laut 71 Km Barat Daya Bengkulu Utara.
Sementara seperri dilansir dari Antara di Pariaman, satu unit rumah warga tepatnya pada posisi di sebelah Puskesmas Ketaping, Korong Pauh, Kabupaten Padang Pariaman, dilaporkan rusak akibat gempa Jumat dinihari, dan tidak ada laporan korban jiwa dari hasil laporan sementara yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat.
“Kami mendapatkan laporan adanya kerusakan satu unit rumah warga akibat gempa itu dari Kepala Puskesman Ketaping Ibu Rahmawati. Setelah adanya informasi dilakukan verifikasi ke lokasi tersebut oleh BPBD Kabupaten Padang Pariaman,” ketika dikonfirmasi ke operator Radio BPBD Sumbar Yusrizal, Jumat (01/09/2017) dinihari.
Data dampak kejadian gempa 6,2 SR di sepanjang pesisir pantai barat Sumbar, Kota Pariaman kondisi aman dan tidak ada dampak yang berarti, Kabupaten Padang Pariaman Kondisi warga panik dan aliran listrik padam.
Sementara itu, Kabupaten Kepulauan Mentawai sedang dilakakukan pendataan dan belum diperoleh laporan hingga informasi ini disampaikan.Kota Padang, kata Yusrizal pada kawasan bukit lampu listrik padam dikarenakan penyangga kabel listrik patah mengakibatkan kabel listrik berserakan di jalan.
Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) menguncang Kota Padang, pada Jumat dinihari pukul 00.06 WIB.
Berdasarkan informasi awal dari BMKG Padang Panjang gempa berlokasi di 1.30 lintang selatan, 99,99 bujur timur, atau 80 kilometer timur laut Mentawai, 86 kilometer barat daya Pasaman Barat, 87 kilometer barat daya Pariaman, 113 kilometer barat daya Padang dengan kedalaman 10 kilometer tidak berpotensi tsunami.
Warga Lubuk Buaya Fitra (36) ketika dikonfirmasi menyebutkan warga ada sebagian yang sempat mengungsi karena ke kehwatiran dan juga tidak mendapatkan informasi.
Kendati demikian, warga yang mengungsi tidak berlangsung lama dan sekitar 45 menit setelah gempa kembali lagi ke rumah masing-masing.
“Tapi ada juga warga yang antrean di SPBU mengisi bahan bakar kendaraan baik sepeda motor maupun minibus pribadi,” ujarnya.
Secara terpisah Warga Simabur Tanah Datar Mashur Tanjung (44) dihubungi dari Padang, menyampaikan warga sempat keluar rumah tetapi hanya berlangsung sebentar.
Sedangkan guncangannya cukup kuat dirasakan, akibatnya warga berhamburan keluar rumah. “Warga juga sudah sering merasakan guncangan gempa kuat, rasa khawatir tetap tinggi. Laporan kerusakan tidak ada informasi,” ujarnya.
Sedangkan di Padang Seorang pemuda di RW 01, Kelurahan Olo, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Andriza (19), mengalami luka pada bagian paha karena tersangkut pagar rumah ketika gempa terjadi.
“Awalnya saya sedang duduk-duduk saja di kos-kosan lantai dua, karena gempa jadi panik, lalu memutuskan untuk meloncat,” kata Andriza.
Hanya saja malang bagi pemuda asal Siguntur Kabupaten Pesisir Selatan itu, loncatannya tak cukup melewati pagar setinggi kurang lebih 120 centimeter, di depan rumah.Paha kanan bagian belakang korban tersangkut di ujung pagar yang runcing.
“Saya pikir kalau turun lewat tangga kos akan lama, makanya ambil jalan pintas meloncat,” katanya.
Teman kos-kosan serta warga yang memgetahui kejadian itu langsung memgantar korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.Sekitar pukul 04.00 WIB korban akhirnya dibawa pulang ke kosan dari rumah sakit.Luka robek dibagian paha Andriza mendapatkan lima jahitan pada bagian dalam, dan lima jahitan luar.
(antara)





