“Masyarakat Desa Karya Mulia Tidak Lagi Kewarung Beli Obat”

Prabumulih, Newshanter,com.Desa Karya Mulia kecamatan Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih. Adalah salah satu desa peninggalan dari program Transmigrasi Plasma Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Kebun Kelapa sawit PT. P Nusantara VII, Selasa (02/09/2019) puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumetera Selatan melakun kunjungan fiel trip kedesa biaan Pertamina Asse 2 Limau.

Desa Karya Mulia bebera tahun terakhir ini Pertamina Asset 2 Limau melakukan pendampingan Program Coorporate Sosial h Responbility (CSR) sejak menjadi desa binaan, kesan pertama Memasuki Desa Karya Mulya, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, sekitar 15 km dari Kota Prabumulih memang terasa beda.

Desa yang dikelilingi kebun karet dan hutan ini tampak tenang. Masyarakat di desa ini sudah memiliki mainstream untuk memanfaatkan lahan di rumah menjadi produktif. Dengan memanfaatkan lahan sebagai Taman Obat Keluarga (TOGA) masyararakat desa Karya Mulia ini.

Menurut pengakuan sejumlah masyarakat,sejak adanya kini tidak lagi membeli obat ke warung mereka memamfaatkan tanaman itu sebagai obat herbal.

“Sekarang kami jarang ke warung, kalau sakit demam- demam lainya cukup minuman tanaman herbal. Karena obat obatan sudah tersedia dihaman rumah kami. Selai itu buah-buhan segar juga ada semuanya mengunakan organik,” ujar Nurjanah anggota kelompok wanita tani (KWT).

Ketua Program Pembinaan CSR Pertamina EP Asset 2 Limau Dadan Sudarti menjelaskan, program CSR ini memanfaatkan potensi lahan menjadi kawasan pertagonik (pertanian dan toga organik).Menurut Dadan sasaran konsep CSR melalui kelompok tani dan kepala keluarga rumah tangga. “Terdapat tujuh kelompok tani dengan pola pengambangan pertagonik,” ujar Dadan

Dari awal program pihak pertamina membantu pelatihan dan pendampingan kepada kelompok tani dan Ibu-ibu rumah tangga. Salah satu kelompok wanita tani yang beberapa kali mewakili Sumsel ke tingkat nasional dalam lomba penanaman toga yaitu KWT Karya Maju, Desa Karya Mulya, Kecamatan Rambang Kapak Tengah. Beberapa tanaman yang dibudidayakan kelompok wanita tani di desa ini, kangkung organik, bunga rosela yang dimanfaatkan jadi jus, dan tanaman obat lainnya.

Tanaman bebas zat kimia ini karena menggunakan pupuk dari pengelolaan sendiri. Ketua KWT Karya Maju Ibu Sayoto, menjelaskan dengan bantun CSR Pertamina makin meyakinkan anggota KWT dalam memanfaatkan lahan dan sekaligus tujuannya memperkuat ekonomi keluarga .

Saat ini penghasilan keluarga tidak bergantung dari hasil produksi l karet saja, dengan hasil toga dan sayuran ini makin meningkatkan pendapatan . Karena dari produksi toga dan sayuran tidak lagi harus membeli dan otomatis membantu ekonomi keluarga.

“Melalui kelompok wanita tani ini penghasilan bisa mencapai Rp 200 ribu per minggu ,”jelas Ibu Sayoto.

Sementara itu Nurkholik pembimbing KWT Sari Tani KWT (Kelompok Wanita Tani) mengharapkan agar PT Pertamina selalu memberikan perhatian, bimbingan dan penyuluhan dalam bercocok tanam.Menurutnya sejak adanya pelajaran dan penyuluhan yang diberikan PT Pertamina bulan Mei 2019 lalu, di Kelompok Sari Tani ii dapat memberikan manfaat banyak bagi masyarakat Desa Karya Mulia. Sehingga terbentuklah KWT Sari Tani yangberanggotakan 17 orang.

“Memang lahan ini milik pribadi, namun kini kita kelola berkelompok.Alhamdullilah, sudah ada hasilnya. Sekitar 125 jenis tanaman dan 655 batang tanaman sedang berkembang.Disini kita masih menggunakan sistem manual, pupuknya pun kita buat sendiri. Walau sekarang terkendala dengan air, namun kami tetap berusaha melakukanterbaik,” ungkap anggota KWT Sari Tani Nissa, yang didampingi beberapa rekannyaSuparmi, Sugiarti, Linda dan Nurjanah.

Menurut Nurkholik pembimbing KWT Sari Tani,Sejak keberhasilan tanaman kelompok KWT Sari Tani, masyarakat tidak perlu lagi mencari obat ke warung.”Saya selaku penyuluh dan pembimbing KWT Sari Tani cukup berbangga. Pertanian Sehat, Ramah Lingkungan, Berkelanjutan dapat diciptakan. Mereka memanfaatkanlahan dengan cukup baik. Walau terlendala dalam pembuatan kompos, yang kini masih manual dan menggunakan dana yang tidak sedikit, mereka masih berpatungan perminggu,” ujar Nurkholik serius.

Harapan ke depan, kata pembimbing KWT Sari Tani, “Bisa maju lagi, Bisamenghasilkan, bisa menambah penghasilan rumah tangga dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Dalam kunjurangan kelompok KWT Sari tani rombongan wartawan berjumlah 9 tergabung kelompok 2 disiguhkan minuman warna merah tanaman bunga air Orsela , yang dapat mencegah berapa penyakit dan dapat menurunkan tekanan darah, menurunkan berat badan,Mengatasi infeksi dan peradanga dan lainnya.

Dalam kujungan FJM ke Desa Karya Mulia Walikota Kota Prabumbulih melalu wakilnya Adriansa Fikri meresmikan Kawasan pertaganik (pertanian dan toga organik) PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field.

Pemko Prabumulih menyambut baik dan menyiapkan desa Karya Mulya ini sebagai percontohan kawasan pertagonik . Adri juga berharap melalui bantuan Pertamina akan memotivasi warga ada ide kreatif memanfaatkan lahan untuk ekonomi keluarga.

Sebelumnya kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Adiyanto Agus Handoyo dalam sambutannya mengatakan, dengan field trip ini bisa menimbulkan keakraban dan keeratan serta komunikasi bisa berjalan dengan baik.

“Dengan Field Trip bisa membawa teman-teman media untuk bisa langsung melihat bagaimana kontraktor kontrak kerjasama dalam kapasitasnya sebagai operator di wilayah kerjasama bertanggung jawab terhadap pengembangan program pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya di kantor SKK Migas, gedung Bank Sumsel Babel, Lantai 5, Jalan Gub. H. Bastari saat melepas keberangkatan FJM ke Prabumukih dan ke Kabupaten Banyuasin , (zainal piliang).

Pos terkait